KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melaporkan aktivitas eksplorasi Oktober 2026 dengan total biaya sekitar Rp 38,56 miliar. Kegiatan tersebut mencakup pengeboran sumur pengembangan dan eksplorasi di sejumlah blok migas yang dikelola perusahaan maupun anak usahanya. Berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa (13/10/2026), kegiatan pengeboran dilakukan di Blok Siak, Blok Malacca Strait, Blok Bentu, dan Blok Kampar. Di Blok Siak, melalui PT EMP Energi Gandewa, ENRG melakukan pengeboran tiga sumur pengembangan, yakni BTG-103 dengan biaya Rp 3,59 miliar, BTG-99 sebesar Rp 3,23 miliar, dan BTG-100 sebesar Rp 3,53 miliar. Total biaya eksplorasi dan pengeboran di blok tersebut mencapai sekitar Rp 10,36 miliar.
Energi Mega (ENRG) Gelontorkan Rp 38,56 Miliar untuk Aktivitas Eksplorasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melaporkan aktivitas eksplorasi Oktober 2026 dengan total biaya sekitar Rp 38,56 miliar. Kegiatan tersebut mencakup pengeboran sumur pengembangan dan eksplorasi di sejumlah blok migas yang dikelola perusahaan maupun anak usahanya. Berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa (13/10/2026), kegiatan pengeboran dilakukan di Blok Siak, Blok Malacca Strait, Blok Bentu, dan Blok Kampar. Di Blok Siak, melalui PT EMP Energi Gandewa, ENRG melakukan pengeboran tiga sumur pengembangan, yakni BTG-103 dengan biaya Rp 3,59 miliar, BTG-99 sebesar Rp 3,23 miliar, dan BTG-100 sebesar Rp 3,53 miliar. Total biaya eksplorasi dan pengeboran di blok tersebut mencapai sekitar Rp 10,36 miliar.