KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Organisasi dana pensiun terbesar di India, Employees' Provident Fund Organisation (EPFO) kembali merekomendasikan tingkat bunga 8,25% untuk tahun fiskal 2025/2026. Angka ini sama seperti tiga tahun terakhir dan baru akan berlaku setelah mendapat restu dari kementerian keuangan. Keputusan tersebut diambil dalam rapat antara kementerian tenaga kerja dan dewan pengawas pusat EPFO. Secara nominal, tingkat bunga ini terlihat stabil dan kompetitif. Namun di balik stabilitas itu, ada kalkulasi ketat agar imbal hasil peserta tetap terjaga tanpa menggerus kesehatan keuangan dana pensiun raksasa tersebut. Mengutip Reuters (3/3), dengan dana kelolaan lebih dari 28,34 triliun rupee atau sekitar US$ 309 miliar, EPFO bukan pemain kecil. Dalam konteks global yang masih dibayangi ketidakpastian suku bunga dan volatilitas pasar, mempertahankan imbal hasil tetap tinggi menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, portofolio investasi EPFO pada tahun fiskal 2023/2024 hanya mencatat yield 7,62% lebih rendah dari bunga 8,25% yang dibagikan kepada peserta.
EPFO Tahan Bunga 8,25%, Strategi Aman di Tengah Ketidakpastian Global
KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Organisasi dana pensiun terbesar di India, Employees' Provident Fund Organisation (EPFO) kembali merekomendasikan tingkat bunga 8,25% untuk tahun fiskal 2025/2026. Angka ini sama seperti tiga tahun terakhir dan baru akan berlaku setelah mendapat restu dari kementerian keuangan. Keputusan tersebut diambil dalam rapat antara kementerian tenaga kerja dan dewan pengawas pusat EPFO. Secara nominal, tingkat bunga ini terlihat stabil dan kompetitif. Namun di balik stabilitas itu, ada kalkulasi ketat agar imbal hasil peserta tetap terjaga tanpa menggerus kesehatan keuangan dana pensiun raksasa tersebut. Mengutip Reuters (3/3), dengan dana kelolaan lebih dari 28,34 triliun rupee atau sekitar US$ 309 miliar, EPFO bukan pemain kecil. Dalam konteks global yang masih dibayangi ketidakpastian suku bunga dan volatilitas pasar, mempertahankan imbal hasil tetap tinggi menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, portofolio investasi EPFO pada tahun fiskal 2023/2024 hanya mencatat yield 7,62% lebih rendah dari bunga 8,25% yang dibagikan kepada peserta.
TAG: