KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) menilai negara-negara ASEAN membutuhkan regulasi teknologi yang lebih adaptif untuk mengimbangi pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan ekonomi digital di kawasan. Managing Director for Policy Design and Operations ERIA Aladdin D. Rillo mengungkapkan, transformasi digital ASEAN kini memasuki fase baru yang menuntut kesiapan regulasi dan kelembagaan yang sesuai dengan kondisi pasar digital di masing-masing negara. Baca Juga: BKPM Dorong Tol Rp26 Triliun ke Pelabuhan Tanjung Carat untuk Perkuat Hilirisasi
ERIA: ASEAN Butuh Regulasi AI yang Lebih Adaptif di Era Ekonomi Digital
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) menilai negara-negara ASEAN membutuhkan regulasi teknologi yang lebih adaptif untuk mengimbangi pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan ekonomi digital di kawasan. Managing Director for Policy Design and Operations ERIA Aladdin D. Rillo mengungkapkan, transformasi digital ASEAN kini memasuki fase baru yang menuntut kesiapan regulasi dan kelembagaan yang sesuai dengan kondisi pasar digital di masing-masing negara. Baca Juga: BKPM Dorong Tol Rp26 Triliun ke Pelabuhan Tanjung Carat untuk Perkuat Hilirisasi
TAG: