Erick Thohir Dinilai Berhasil Lakukan Reformasi dan Transformasi di BUMN



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir didaulat sebagai Minister of the Year oleh salah satu media nasional. Erick dinilai berhasil melakukan gebrakan reformasi dan transformasi di tubuh BUMN menjadi semakin profesional, transparan, dan akuntabel. 

Head of Research Jarvis Asset Management Andri Ngaserin menilai penobatan Erick ini didasarkan pada kinerjanya dalam pembenahan di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Erick dinilai berhasil mempertahankan kinerja BUMN di tengah hantaman pandemi Covid-19.

"Erick berhasil melakukan koordinasi dengan dengan kementerian lain untuk menyelamatkan BUMN yang terpuruk akibat tekanan pandemi," ucap Andri dalam keterangannya, Rabu (14/12).


Pembentukan holding utra mikro yang dilontarkan Erick dinilai Andri mampu membuat kinerja BRI semakin kinclong. Setelah Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) dimasukan dalam holding utra mikro, kinerja keuangan BRI semakin baik. 

Baca Juga: Erick Thohir Segera Mengumumkan Daftar Hitam Alias Blacklist Pengurus BUMN

Jika kinerja tak baik, menurut Andri harga saham BRI tak mungkin naik terus. Dengan bukti tersebut lanjut Andri, Erick sudah menunjukkan bukti nyata hasil kerja yang sangat positif.

Erick juga melakukan restrukturisasi BUMN seperti Semen Indonesia.  Produsen semen ini yang selama pandemi Covid19 mengalami tekanan yang sangat besar, namun kini kinerjanya sudah kembali membaik. 

Pada saat pandemi Covid19, kinerja Semen Indonesia masih di bawah Indocement. Namun kini kinerja keuangan Semen Indonesia sudah melampaui Indocement. 

Erick juga dinilai berhasil membuat sinergi antar BUMN dan sinergi BUMN dengan swasta terjadi. Sebelum Erick menduduki jabatan sebagai menteri BUMN, Andri melihat BUMN hanya memikirkan ego sektoralnya masing-masing. 

Baca Juga: Menilik Tiga Anak Usaha BUMN yang Berencana IPO Tahun Depan

Namun ketika  Erick memimpin Kementrian BUMN, kolaborasi antar BUMN dan kolaborasi BUMN dengan swasta nasional maupun UMKM lebih banyak digalakkan. Kolaborasi ini akan membuat perekonomian Indonesia semakin baik.

Kendati begitu Ercik juga mendorong transformasi digital di PT Telkom Indonesia Tbk. Dengan transformasi digital di Telkom, membuat pendapatan BUMN telekomunikasi mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi global. 

Bahkan saat ini market share anak usaha Telkom yaitu Telkomsel dinilai Andri masih dapat bertahan menjadi yang terbesar di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli