KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu penutupan jalur pelayaran di Selat Hormuz mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalihkan sebagian impor minyak mentah (crude oil) dari Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pemerintah mulai mengalihkan sebagian impor minyak mentah (crude oil) dari kawasan Timur Tengah ke Amerika Serikat. Langkah tersebut dibahas dalam rapat perdana Dewan Energi Nasional (DEN) yang digelar atas arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan fokus pada dinamika global dan dampaknya terhadap ketahanan energi Indonesia.
ESDM Alihkan Sebagian Impor Minyak Mintah ke AS Imbas Penutupan Selat Hormuz
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu penutupan jalur pelayaran di Selat Hormuz mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalihkan sebagian impor minyak mentah (crude oil) dari Timur Tengah ke Amerika Serikat (AS). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pemerintah mulai mengalihkan sebagian impor minyak mentah (crude oil) dari kawasan Timur Tengah ke Amerika Serikat. Langkah tersebut dibahas dalam rapat perdana Dewan Energi Nasional (DEN) yang digelar atas arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan fokus pada dinamika global dan dampaknya terhadap ketahanan energi Indonesia.