KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang impor minyak mentah dari Rusia apabila terdapat relaksasi terhadap sanksi internasional yang saat ini masih membatasi perdagangan energi negara tersebut. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, keputusan terkait sumber pasokan minyak mentah pada dasarnya merupakan pertimbangan bisnis PT Pertamina sebagai pelaku usaha. Pemerintah akan mendukung opsi yang dinilai paling menguntungkan dari sisi keekonomian dan ketahanan pasokan. “Keputusan bisnis itu nanti sama Pertamina. Jadi, mana yang lebih membutuhkan sepanjang ada relaksasi ya tentu kita akan memanfaatkan itu prosesnya,” ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (13/3/2026).
ESDM Buka Peluang Impor Minyak dari Rusia Jika Sanksi Dilonggarkan
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang impor minyak mentah dari Rusia apabila terdapat relaksasi terhadap sanksi internasional yang saat ini masih membatasi perdagangan energi negara tersebut. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, keputusan terkait sumber pasokan minyak mentah pada dasarnya merupakan pertimbangan bisnis PT Pertamina sebagai pelaku usaha. Pemerintah akan mendukung opsi yang dinilai paling menguntungkan dari sisi keekonomian dan ketahanan pasokan. “Keputusan bisnis itu nanti sama Pertamina. Jadi, mana yang lebih membutuhkan sepanjang ada relaksasi ya tentu kita akan memanfaatkan itu prosesnya,” ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (13/3/2026).