KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong pengembangan wilayah kerja panas bumi (WKP) Gunung Endut di Kabupaten Lebak, Banten. Wilayah tersebut memiliki potensi panas bumi untuk pembangkitan listrik sebesar 35 megawatt (MW) dan saat ini masih dalam tahap awal pengembangan. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi mengatakan panas bumi dapat memasok listrik secara berkelanjutan karena mampu beroperasi selama 24 jam. “Tidak ada yang bisa compete atau setara dengan diesel, hanya panas bumi satu-satunya EBT yang bisa menyalurkan listrik 24 jam,” ujar Eniya dalam Sosialisasi Pengembangan dan Penawaran WKP Gunung Endut di Lebak, Banten, dikutip pada Rabu (21/10/2026).
ESDM Dorong Pengembangan Panas Bumi Gunung Endut, Potensi 35 MW
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong pengembangan wilayah kerja panas bumi (WKP) Gunung Endut di Kabupaten Lebak, Banten. Wilayah tersebut memiliki potensi panas bumi untuk pembangkitan listrik sebesar 35 megawatt (MW) dan saat ini masih dalam tahap awal pengembangan. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi mengatakan panas bumi dapat memasok listrik secara berkelanjutan karena mampu beroperasi selama 24 jam. “Tidak ada yang bisa compete atau setara dengan diesel, hanya panas bumi satu-satunya EBT yang bisa menyalurkan listrik 24 jam,” ujar Eniya dalam Sosialisasi Pengembangan dan Penawaran WKP Gunung Endut di Lebak, Banten, dikutip pada Rabu (21/10/2026).