KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian ESDM melalui Direktorat Minyak dan Gas (Ditjen Migas) mengungkap bahwa rencana pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah (crude oil storage) berkapasitas hingga 90 hari di wilayah Sumatra akan melibatkan Pertamina dan juga investasi asing. Dirjen Migas ESDM Laode Sulaeman Pembangunan akan menggunakan sistem kolaborasi seperti pada pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang. “Yang akan kita kerjasamakan salah satunya dengan Pertamina, seperti RDMP. Angkanya (investasi) belum kita sampaikan, kalau baca di berita kan sudah banyak taksiran-taksiran. Yang penting target 90 harinya saja, sudah diputuskan sejak 2024 dengan Keppres,” ungkap Laode saat ditemui di agenda Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) di Jakarta, Rabu (11/03/2026).
ESDM: Pertamina Bakal Gandeng Investor Asing Bangun Storage Minyak 90 Hari di Sumatra
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian ESDM melalui Direktorat Minyak dan Gas (Ditjen Migas) mengungkap bahwa rencana pembangunan fasilitas penyimpanan minyak mentah (crude oil storage) berkapasitas hingga 90 hari di wilayah Sumatra akan melibatkan Pertamina dan juga investasi asing. Dirjen Migas ESDM Laode Sulaeman Pembangunan akan menggunakan sistem kolaborasi seperti pada pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang. “Yang akan kita kerjasamakan salah satunya dengan Pertamina, seperti RDMP. Angkanya (investasi) belum kita sampaikan, kalau baca di berita kan sudah banyak taksiran-taksiran. Yang penting target 90 harinya saja, sudah diputuskan sejak 2024 dengan Keppres,” ungkap Laode saat ditemui di agenda Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) di Jakarta, Rabu (11/03/2026).
TAG: