KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menggodok revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang disusun pemerintah dan PT PLN (Persero). Hal ini seiring rencana mempercepat pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawat peak (GWp). Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah pasti melakukan penyesuaian RUPTL guna memasukkan landasan aturan untuk program PLTS 100 GWp. Saat ini, Bahlil bilang pemerintah dan PLN masih memacu penyelesaian perubahan dalam RUPTL tersebut. "Pasti kita akan melakukan penyesuaian revisi RUPTL karena tidak mungkin program jalan tanpa ada landasan aturannya. RUPTL ini kita sedang akan melakukan penggodokan ya," katanya ditemui usai pembukaan Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Selasa (22/9/2026).
ESDM Revisi RUPTL 2025-2034, Target Rampung Sebelum Akhir 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menggodok revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang disusun pemerintah dan PT PLN (Persero). Hal ini seiring rencana mempercepat pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawat peak (GWp). Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah pasti melakukan penyesuaian RUPTL guna memasukkan landasan aturan untuk program PLTS 100 GWp. Saat ini, Bahlil bilang pemerintah dan PLN masih memacu penyelesaian perubahan dalam RUPTL tersebut. "Pasti kita akan melakukan penyesuaian revisi RUPTL karena tidak mungkin program jalan tanpa ada landasan aturannya. RUPTL ini kita sedang akan melakukan penggodokan ya," katanya ditemui usai pembukaan Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Selasa (22/9/2026).