KONTAN,CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membidik proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) atau pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy/PSEL) mulai beroperasi pada 2027. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, penanganan sampah kini dipantau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, mengingat hampir seluruh kota besar di Indonesia menghadapi persoalan kelebihan kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA). "Ini boleh dibilang di beberapa kota besar ini krisis sampah, krisis penanganan sampah. Jadi kita juga akan memprioritaskan, karena tanggung jawab dari Kementerian ESDM, bagaimana untuk sampah menjadi energi atau waste to energy itu bisa dilakukan,” ujar Yuliot di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
ESDM Targetkan Proyek Pembangkit Sampah Mulai Beroperasi 2027
KONTAN,CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membidik proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) atau pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy/PSEL) mulai beroperasi pada 2027. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, penanganan sampah kini dipantau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, mengingat hampir seluruh kota besar di Indonesia menghadapi persoalan kelebihan kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA). "Ini boleh dibilang di beberapa kota besar ini krisis sampah, krisis penanganan sampah. Jadi kita juga akan memprioritaskan, karena tanggung jawab dari Kementerian ESDM, bagaimana untuk sampah menjadi energi atau waste to energy itu bisa dilakukan,” ujar Yuliot di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
TAG: