KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, ada dua negara yang telah menawarkan transfer teknologi dalam hal pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia, yaitu China dan Rusia. "Jadi untuk teknologi yang ditawarkan, katanya itu ada dari China atau dari Rusia, ini mungkin dari kunjungan Pak Menteri kemarin," ungkap Wakil Menteri (Wamen) ESDM Yuliot Tanjung saat ditemui di Kantor ESDM, Jumat (20/06). Meski begitu terkait detail mengenai kerjasama teknologi dari Rusia, Yuliot bilang, kejelasan akan diungkap usai Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia pulang dari lawatannya ke Rusia yang dilaksanakan pada 18-19 Juni 2025 kemarin.
ESDM Ungkap Potensi China dan Rusia Masuk dalam Pengembangan Nuklir di Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, ada dua negara yang telah menawarkan transfer teknologi dalam hal pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia, yaitu China dan Rusia. "Jadi untuk teknologi yang ditawarkan, katanya itu ada dari China atau dari Rusia, ini mungkin dari kunjungan Pak Menteri kemarin," ungkap Wakil Menteri (Wamen) ESDM Yuliot Tanjung saat ditemui di Kantor ESDM, Jumat (20/06). Meski begitu terkait detail mengenai kerjasama teknologi dari Rusia, Yuliot bilang, kejelasan akan diungkap usai Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia pulang dari lawatannya ke Rusia yang dilaksanakan pada 18-19 Juni 2025 kemarin.
TAG: