KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga komoditas minyak mentah dunia kembali naik setelah eskalasi antara Amerika Serikat (AS) – Iran kembali memanas. Mengutip Trading Economics Senin (31/8/2026) pukul 12.33 WIB, harga minyak mentah WTI di level US$ 85,90 per barel, naik 3% secara harian dan menguat 5,94% dalam sebulan. Girta Putra Yoga, Research and Development ICDX mengatakan, harga minyak yang terpantau melaju bullish bertahan di atas level US$ 80 per barel menyusul kembalinya konfrontasi AS - Iran setelah jeda serangan beberapa minggu. Hal ini turut memicu kekhawatiran akan ikut berdampak pada pasokan minyak yang melalui jalur pengiriman utama di wilayah Timur Tengah. Disebutkan bahwa pasukan AS menyerang peluncur roket Iran di Pulau Larak dekat Selat Hormuz pada hari Minggu. Merespons serangan tersebut, pasukan Korps Garda Revolusi Iran melancarkan serangan terhadap dua pangkalan militer AS di Yordania.
Eskalasi AS – Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Mentah Melonjak
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga komoditas minyak mentah dunia kembali naik setelah eskalasi antara Amerika Serikat (AS) – Iran kembali memanas. Mengutip Trading Economics Senin (31/8/2026) pukul 12.33 WIB, harga minyak mentah WTI di level US$ 85,90 per barel, naik 3% secara harian dan menguat 5,94% dalam sebulan. Girta Putra Yoga, Research and Development ICDX mengatakan, harga minyak yang terpantau melaju bullish bertahan di atas level US$ 80 per barel menyusul kembalinya konfrontasi AS - Iran setelah jeda serangan beberapa minggu. Hal ini turut memicu kekhawatiran akan ikut berdampak pada pasokan minyak yang melalui jalur pengiriman utama di wilayah Timur Tengah. Disebutkan bahwa pasukan AS menyerang peluncur roket Iran di Pulau Larak dekat Selat Hormuz pada hari Minggu. Merespons serangan tersebut, pasukan Korps Garda Revolusi Iran melancarkan serangan terhadap dua pangkalan militer AS di Yordania.
TAG: