Eskalasi Geopolitik Memanas, Rupiah Melemah ke Rp 17.989 per Dolar AS, Kamis (11/6)



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada Kamis (11/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,25% secara harian ke Rp 17.989 per dolar AS. 

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,05% secara harian ke Rp 17.981 per dolar AS. 

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kembali memanas. Sebab pasukan AS kembali melancarkan serangan ke beberapa target di Iran. 


“Serangan itu menyulut kembali perang skala penuh, yang sempat terhenti pada awal April ketika kedua pihak menyepakati gencatan senjata yang rapuh,” ujar Ibrahim, Kamis (11/6/2026). 

Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 17.989 Per Dolar AS Hari Ini (11/6)

Atas serangan tersebut, Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial. Iran bilang bahwa setiap kapal yang mencoba melewatinya akan ditembak. Blokade Iran selama berbulan-bulan terhadap selat tersebut, yang biasanya dilalui seperlima dari pengiriman minyak dan gas global, telah membuat harga minyak tetap tinggi.

Selain itu, data inflasi tahunan AS yang diukur dari indeks harga konsumen tercatat naik 4,2% pada bulan Mei dibandingkan tahun sebelumnya, laju tercepat dalam tiga tahun. Kenaikan ini sebagian besar didorong oleh biaya energi yang lebih tinggi. 

“Laporan inflasi memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama dan bahkan dapat melanjutkan pengetatan kebijakan moneter akhir tahun ini jika tekanan harga terus berlanjut,” terang Ibrahim.

Baca Juga: Indeks Kepercayaan Konsumen Turun, Saham Emiten Consumer Staples Direkomendasikan

Ibrahim memproyeksikan rupiah pada Jumat (12/6/2026) bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.980 – Rp 18.030 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News