KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek harga minyak mentah dalam jangka pendek berpotensi mengalami tren rebound terbatas akibat ketidakpastian geopolitik global yang dipicu oleh konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran. Mengacu pada data Trading Economics per Senin (20/7/2026) pukul 14:34 WIB, harga minyak mentah jenis Crude Oil menguat 1,14% dalam sehari dan naik 7,12% dalam sepekan ke level US$ 83,693 per barel, sementara jenis Brent menguat 1,29% dalam sehari dan naik 7,62% dalam sepekan ke level US$ 89,621 per barel. Lonjakan harga komoditas energi di awal pekan ini sekaligus merefleksikan tingginya kekhawatiran pasar terhadap ancaman nyata terhambatnya rantai pasokan global fisik melalui Selat Hormuz.
Eskalasi Geopolitik Timur Tengah Kian Memanas, Harga Minyak Mentah Melesat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek harga minyak mentah dalam jangka pendek berpotensi mengalami tren rebound terbatas akibat ketidakpastian geopolitik global yang dipicu oleh konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran. Mengacu pada data Trading Economics per Senin (20/7/2026) pukul 14:34 WIB, harga minyak mentah jenis Crude Oil menguat 1,14% dalam sehari dan naik 7,12% dalam sepekan ke level US$ 83,693 per barel, sementara jenis Brent menguat 1,29% dalam sehari dan naik 7,62% dalam sepekan ke level US$ 89,621 per barel. Lonjakan harga komoditas energi di awal pekan ini sekaligus merefleksikan tingginya kekhawatiran pasar terhadap ancaman nyata terhambatnya rantai pasokan global fisik melalui Selat Hormuz.
TAG: