Esta Multi Usaha (ESTA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan 30% Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten perhotelan dan penyewaan kendaraan penumpang, PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) optimistis tahun ini kinerjanya akan tumbuh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk itu, perseroan pun menargetkan pendapatan dapat tumbuh 30% dibanding capaiannya di tahun 2021.

Direktur Utama ESTA Melvin Wangkar menjelaskan, sepanjang 2022 ini perseroan tengah berfokus untuk meningkatkan kinerja melalui pengembangan portofolio binis lewat penerbitan saham baru.


“Perseroan akan menerbitkan saham baru untuk melakukan akuisisi perusahaan terafiliasi yang masih bergerak di bisnis yang sama. Kami berharap dengan dilakukannya aksi korporasi ini dapat meningkatkan kinerja dari sisi keuangan dan operasional,” ungkap dia dalam paparan Public Expose yang diselenggarakan secara virtual, Rabu (30/3).

Baca Juga: Laba Bersih Esta Multi Usaha (ESTA) Turun 62% Sepanjang 2021

Dia juga menambahkan, perusahaan yang nantinya akan di akuisisi oleh perseroan yakni PT Esta Prima Investama (EPI). Di mana ruang lingkup bisnisnya bergerak di bidang perhotelan.

Sampai saat ini, EPI memiliki tiga hotel yang beroperasi yakni Amaris Bogor, Amaris Gorontalo dan Amaris Makassar. Adapun perusahaan ini juga memiliki land bank di seluruh Indonesia.

“Kami punya kegiatan usaha yang sejenis dalam bidang perhotelan, untuk itu dalam rangka penerapan strategi maka transaksi yang dilakukan sejalan dengan tujuan kami untuk menciptakan perusahaan perhotelan  yang lebih efisien,” tambahnya.

Rencananya, ESTA akan mengakuisisi 99,97% saham EPI dari tangan PT Esta Utama Corpora (EUC) dengan total nilai Rp 159,95 miliar. Transaksi tersebut dilakukan melalui aksi korporasi rights issue yang akan dilakukan perseroan dengan menerbitkan 1,6 miliar saham dan 220,5 juta Waran Seri I dengan nominal masing-masing Rp 100 per saham.

Lewat penerbitan saham itu, perseroan membidik dana sebesar Rp 160 miliar yang akan digunakan untuk mengakuisisi EPI.

“Kita harap dengan rights issue ini berjalan dan bisa memberikan dampak positif bagi ESTA ke depannya. Kemudian tujuan akuisisi juga sudah jelas karena perusahaan kami memiliki bidang bisnis yang sama,” harapnya.

Baca Juga: Esta Multi Usaha (ESTA Bakal Menggelar Rights Issue Demi Akuisisi Perusahaan Afiliasi

Kemudian, berdasarkan data perseroan, nantinya PT Esta Utama Corpora bertindak sebagai pemegang 99,97% saham Esta Prima Investama.

Adapun PT Esta Utama Corpora juga sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 68,2% saham Esta Multi Usaha.

Pemegang saham lainnya adalah PT Esta Dana Ventura mencapai 10,9%. Pemegang saham lainnya yakni Johny Sopandi mencapai 5% dan investor publik atau masyarakat sebanyak 15,90%.

Di samping itu, terkait rencana ekspansi yang akan dilakukan tahun ini, Malvin menjelaskan perseroan berencana akan menambah 50 armada untuk bisnis penyewaan kendaraan.

Sementara dari sisi perhotelan, perseroan belum memiliki rencana penambahan proyek hotel baru. “Pembelian armada ini melalui dana belanja modal atau capex,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto