JAKARTA. Pelemahan rupiah tidak selamanya negatif. Khusus produsen barang-barang non komoditas seperti tekstil, seharusnya bisa meraih berkah dari pelemahan rupiah ini. Pasalnya, rupiah yang melemah membuat barang produksinya menjadi lebih murah di pasar ekspor. "Seharusnya seperti itu. Apalagi China yang menjadi importir utama tekstil sedang mengalami kenaikan biaya produksi tekstil. Tapi, sayangnya krisis global membuat permintaan tekstil juga melemah," jelas Erlien L. Surianto, Direktur PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI), Selasa (25/6). Sangat disayangkan, jika ESTI belum bisa memanfaatkan celah di balik pelemahan rupiah. Padahal, potensinya lumayan besar, mengingat 47% pendapatan ESTI diperoleh dari ekspor.
ESTI intip peluang dari pelemahan rupiah
JAKARTA. Pelemahan rupiah tidak selamanya negatif. Khusus produsen barang-barang non komoditas seperti tekstil, seharusnya bisa meraih berkah dari pelemahan rupiah ini. Pasalnya, rupiah yang melemah membuat barang produksinya menjadi lebih murah di pasar ekspor. "Seharusnya seperti itu. Apalagi China yang menjadi importir utama tekstil sedang mengalami kenaikan biaya produksi tekstil. Tapi, sayangnya krisis global membuat permintaan tekstil juga melemah," jelas Erlien L. Surianto, Direktur PT Ever Shine Tex Tbk (ESTI), Selasa (25/6). Sangat disayangkan, jika ESTI belum bisa memanfaatkan celah di balik pelemahan rupiah. Padahal, potensinya lumayan besar, mengingat 47% pendapatan ESTI diperoleh dari ekspor.