ETF Aktif Laris, Laba BlackRock Melonjak di Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID -  NEW YORK. Raksasa manajer investasi BlackRock mencatatkan kenaikan laba pada kuartal pertama 2026. Kinerja ini didorong arus dana masuk (inflow) yang kuat, terutama ke produk exchange traded fund (ETF) aktif yang semakin diminati investor.

Dalam laporan terbarunya, BlackRock membukukan laba bersih sebesar US$ 2,21 miliar atau US$ 14,06 per saham untuk periode tiga bulan hingga 31 Maret 2026. Angka ini melonjak dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$ 1,51 miliar atau US$ 9,64 per saham.

Kenaikan laba ini tidak lepas dari tingginya minat investor terhadap ETF aktif. 


Baca Juga: ETF Emas Bakal Mendukung Pertumbuhan Industri Reksadana

Produk ini dinilai menarik karena menawarkan biaya rendah sekaligus peluang meraih keuntungan di tengah kondisi pasar yang tidak merata (market dispersion), terutama saat tekanan makroekonomi dan gejolak geopolitik global masih membayangi.

Selain itu, total dana kelolaan (assets under management/AUM) BlackRock tetap solid berkat derasnya arus masuk dana. Hingga akhir kuartal I, AUM perusahaan tercatat mencapai US$13,89 triliun, naik signifikan dari US$11,58 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski kinerjanya positif, pergerakan saham BlackRock sepanjang tahun ini masih tertekan. Sejak awal 2026, sahamnya turun sekitar 4,4%, sedikit lebih buruk dibandingkan pesaingnya, State Street. Sebagai perbandingan, indeks acuan S&P 500 juga melemah sekitar 4,6% pada kuartal pertama.

Baca Juga: Timbang-Timbang Investasi pada Produk ETF Emas

Namun, sentimen pasar mulai membaik. Dalam perdagangan prapasar, saham BlackRock sempat menguat sekitar 2,42%, mencerminkan respons positif investor terhadap kinerja keuangan terbaru perusahaan.