Euro manfaatkan beban brexit buat ungguli sterling



JAKARTA. Data sajian ekonomi Eropa dan Inggris memang sama buruknya. Tapi tekanan Brexit jadi penyeret utama pergerakan sterling. Euro pun diuntungkan.

Mengutip Bloomberg, Kamis (25/2) pukul 17.15 WIB pasangan EUR/GBP pun terangkat tipis 0,03% di level 0,7911 dibanding hari sebelumnya.

Adapun data estimasi pertumbuhan ekonomi Inggris kuartal empat 2015 dirilis sebaik prediksi yakni tumbuh 0,5%. Serta index jasa tiga bulanan Inggris pun tumbuh ke level 0,7% dari 0,6%. Hanya saja memang sentimen negatif juga datang dari prelim investasi bisnis kuartal empat 2015 yang turun dari 2,2% ke level minus 2,1%.


Menurut Yulia Safrina, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures penguatan pada euro lebih disebabkan pelemahan yang terjadi pada sterling. Karena secara fundamental euro pun tertekan oleh sajian data ekonomi yang tidak memuaskan pasar.

Tercatat data inflasi kuartal empat 2015 Eropa turun dari 0,4% ke level 0,3% serta penjualan ritel Itali Januari 2016 turun dari 2,0% ke level minus 0,1%. “Tapi inflasi intinya positif dengan bergerak stagnan ini bisa sedikit menopang euro walaupun terbatas,” tambah Yulia.

Lemahnya posisi GBP di pasar saat ini dimanfaatkan euro untuk bergerak unggul. “Karena sterling terbebani Brexit yang belum akan mereda paling tidak hingga Juni 2016 nanti maka GBP akan tetap dalam tren bearish,” papar Yulia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto