Euro masih akan perkasa atas sterling hingga esok



JAKARTA. Hari ini euro berhasil menguat atas poundsterling. Penguatan euro terjadi karena celah yang timbul akibat buruknya data mortgage properti di Inggris November 2016 lalu.

Mengutip Bloomberg, Rabu (28/12) pukul 17.25 WIB pasangan EUR/GBP terangkat tipis 0,14% di level 0,8533 dibanding hari sebelumnya.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures mengatakan sebenarnya penguatan hari ini dalam rentang sideways. Sebenarnya euro juga minim data ekonomi terbaru. Hanya saja dari sisi pasar valas global, penguatan euro juga terbantu oleh profit taking yang menyerang USD.


Imbasnya, nilai euro pun terangkat. “Ditambah lagi, fundamental Inggris masih terus mendukung tren bearish bagi poundsterling,” tutur Faisyal.

Terbaru, data persetujuan mortgage di Inggris November 2016 turun dari 40.800 menjadi 40.700. Hal ini menambah panjang beban yang dipikul oleh poundsterling.

Apalagi memang selama dua hari terakhir pasar global masih minim sentimen akibat libur pasar global merayakan Natal yang jatuh akhir pekan lalu. “Volume transaksi mengempis, lalu datang data ekonomi yang mengecewakan, wajar saja EUR/GBP unggul tipis,” jelas Faisyal.

Oleh karena itu, Faisyal memperkirakan Kamis (29/12) pasangan EUR/GBP berpotensi lanjutkan penguatannya. Pertama, data pinjaman private sector di Eropa November 2016 diduga tumbuh dari 1,8% menjadi 1,9% serta suplai uang M3 Eropa juga stabil di 4,4%.

Sementara dari sisi poundsterling, harga jual rumah di Inggris dengan mortgage diperkirakan tumbuh dari 0,1% menjadi 0,2%. “Membuka peluang rebound terbatas tapi kecil dan sangat terbatas,” perkiraan Faisyal.

Berkaca dari perseteruan sengit yang masih berlangsung di Mahkamah Konstitusi mengenai prosedur penyusunan artikel 50 antara Perdana Menteri dan Pemerintahan Inggris. “Kembali lagi, Brexit dan rencana penerbitan artikel 50 pada Maret 2017 akan terus menyeret poundsterling pada tren bearish,” tutur Faisyal.

Dukungan penguatan EUR/GBP tidak hanya terlihat dari sisi fundamental tapi juga teknikal. Pasangan saat ini masih bergulir di atas moving average (MA) 50, 100 dan 200 mendukung penguatan lanjutan. Sejalan, garis moving average convergence divergence (MACD) di area 0,001778 berpola uptrend. Sementara relative strength index (RSI) level 63,63 terus mengajak naik. Walau stochastic level 50,40 sudah cenderung bergerak konsolidasi di area netral.

“Besok lebih baik buy on dips untuk EUR/GBP,” saran Faisyal. Dengan mempertimbangkan level support yang ditebak bergerak di kisaran 0,8435 – 0,8485 dan resistance sekitar 0,8540 – 0,8640.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News