JAKARTA. Euro diprediksi kembali lunglai melawan dollar Amerika Serikat (AS) pada hari ini (6/1). Negeri Paman Sam, akhir pekan lalu, merilis data tenagakerja terbaru. Data yang positif itu akan menjadi obat kuat bagi dollar AS. Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan data nonfarm payrolls bulan Januari 2012 naik menjadi 243.000, dari 203.000 di bulan Desember 2011. Sebaliknya, data tingkat pengangguran AS turun menjadi 8,3%, dari 8,5% Desember tahun lalu. Suluh Wicaksono, Kepala Analis Askap Futures, mengatakan, sentimen positif akan mendorong dollar AS (USD) dan melemaskan euro. Namun ia memperingatkan, sentimen positif itu hanya bersifat sementara.
Euro sulit menahan dollar
JAKARTA. Euro diprediksi kembali lunglai melawan dollar Amerika Serikat (AS) pada hari ini (6/1). Negeri Paman Sam, akhir pekan lalu, merilis data tenagakerja terbaru. Data yang positif itu akan menjadi obat kuat bagi dollar AS. Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan data nonfarm payrolls bulan Januari 2012 naik menjadi 243.000, dari 203.000 di bulan Desember 2011. Sebaliknya, data tingkat pengangguran AS turun menjadi 8,3%, dari 8,5% Desember tahun lalu. Suluh Wicaksono, Kepala Analis Askap Futures, mengatakan, sentimen positif akan mendorong dollar AS (USD) dan melemaskan euro. Namun ia memperingatkan, sentimen positif itu hanya bersifat sementara.