Evakuasi Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur Selesai, 25 Perjalanan KRL Terdampak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proses evakuasi peristiwa kecelakaan kereta api jarak jauh Argo Bromo dengan kereta Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur telah dinyatakan selesai. Proses evakuasi telah memakan waktu lama, setelah peristiwa terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.57 WIB.

Akibat adanya peristiwa tersebut sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh pun dibatalkan, para penumpang yang hendak melakukan perjalanan ke luar kota hari ini dibolehkan melakukan refund.

Tak hanya itu, sejumlah perjalanan kereta Commuter Line juga dibatasi. Sebab, KRL hanya boleh melintas maksimal sampai stasiun Bekasi.


Baca Juga: Sebanyak 1.373 Jemaah Haji Menjalani Rawat Jalan di Madinah

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menyatakan bahwa sebanyak 25 perjalanan kereta Commuter Line terdampak akibat peristiwa tersebut.

"Masih ada gangguan karena kita masih pakai jalur hilir untuk ganti-gantian. Karena kan kita tahu juga bahwa dari Bekasi-Bekasi Timur ini hanya double track, belum double-double track," ujar Bobby kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Bobby menyebutkan sampai saat ini masih perlu ada pengecekan secara berkala untuk setiap komponen. Tujuannya, untuk memastikan jalur di Stasiun Bekasi Timur kembali aman untuk dilintasi.

"Bebasin jalur ini kan tidak hanya tidak ada halangan di atasnya, kita juga harus pastikan kondisi dari relnya, kondisi juga dari LAA-nya di atas, kemudian kondisi juga dari persinyalannya," kata Bobby.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan memberikan kompensasi kepada korban kecelakaan kereta api jarak jauh Argo Bromo dengan kereta Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. KAI pun memberikan data terbaru korban meninggal.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. 

"Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," ujar Bobby dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Basarnas: Korban Kecelakaan KA Argo Bromo vs Commuter Line Tak Ada Anak Kecil

Korban luka maupun meninggal dilarikan ke tiga rumah sakit terdekat, diantaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Tak lupa, KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found

Proses pendataan dan pengelolaan barang tersebut akan dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.

Bobby menyebut bahwa sementara waktu, Stasiun Bekasi Timur belum melayani naik dan turun penumpang. Perjalanan KRL dilayani hingga Stasiun Bekasi, sementara jalur hilir telah dibuka untuk operasional kereta api dengan pengaturan terbatas.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba turut menyampaikan duka cita dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan keluarga korban.

Baca Juga: Dua Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah

“Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik, keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat,” kata Anne.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News