JAKARTA. Perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia (Ewindo) menargetkan produksi kurang lebih sebanyak 1.500 ton tahun ini, atau tidak jauh berbeda dengan realisasi produksi tahun lalu. Sales and Marketing Director Ewindo Afrizal Gindow menjelaskan, perusahaannya tidak memasang target produksi yang ambisius karena sudah memprediksi bakal terjadi La Nina pertengahan tahun ini, yang berpotensi memicu banjir, longsor, dan puting beliung. Namun Ewindo sudah menyiapkan langkah antisipasi. "Kami sudah investasi untuk membangun screen house. Jadi, produksi benih bisa pada musim kering maupun musim hujan," jelasnya kepada KONTAN, belum lama ini.
Ewindo memproyeksikan produksi benih 1.500 ton
JAKARTA. Perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia (Ewindo) menargetkan produksi kurang lebih sebanyak 1.500 ton tahun ini, atau tidak jauh berbeda dengan realisasi produksi tahun lalu. Sales and Marketing Director Ewindo Afrizal Gindow menjelaskan, perusahaannya tidak memasang target produksi yang ambisius karena sudah memprediksi bakal terjadi La Nina pertengahan tahun ini, yang berpotensi memicu banjir, longsor, dan puting beliung. Namun Ewindo sudah menyiapkan langkah antisipasi. "Kami sudah investasi untuk membangun screen house. Jadi, produksi benih bisa pada musim kering maupun musim hujan," jelasnya kepada KONTAN, belum lama ini.