EXCL Bakal Beri Tarif Lebih Terjangkau jika Menangkan Lelang Frekuensi dari Komdigi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) buka suara soal harga yang akan diberikan kepada pengguna jika berhasil mendapatkan frekuensi 700MHz dan 2,6GHz. EXCL mengaku akan memberikan harga yang relevan jika berhasil mendapatkan frekuensi tersebut.

Group Head Corporate Communication & Sustainability EXCL Reza Mirza menjelaskan bahwa penerapan tarif 5G jika berhasil mendapatkan frekuensi yang dilelang Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), akan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku sesuai dengan pertimbangan biaya yang ditanggung operator.

"XLSMART sendiri senantiasa berupaya menetapkan tarif yang tetap terjangkau (affordable) bagi pelanggan, dengan fokus utama pada peningkatan pengalaman pelanggan serta kualitas layanan," ujar Reza kepada Kontan, Rabu (29/4/2026).


Baca Juga: Pendapatan Turun, Laba Bersih HM Sampoerna (HMSP) Tumbuh 7% di Kuartal I-2026

Reza menuturkan bahwa dengan adanya tambahan frekuensi 700MHz dan 2,6GHz akan dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi jaringan, kapasitas, dan kualitas layanan kepada masyarakat, termasuk memperluas cakupan 5G blanket area.

"Dengan jaringan yang lebih efisien, pelanggan akan merasakan koneksi yang lebih cepat, stabil, dan luas jangkauannya," tuturnya.

Disisi lain, Reza menjelaskan bahwa jaringan internet di Indonesia saat ini sudah berkembang. Perkembangan terlihat dari adanya penguatan jaringan 4G dan percepatan ekspansi layanan 5G.

"Dengan tambahan spektrum seperti 700 MHz dan 2,6 GHz, diharapkan cakupan layanan dapat semakin luas, kapasitas jaringan meningkat, serta kualitas layanan menjadi lebih baik bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terbatas akses telekomunikasinya," ucapnya.

Lebih jauh, Reza menyebut bahwa penambahan alokasi spektrum baru ini juga diharapkan dapat meningkatkan kecepatan internet yang pada akhirnya mendukung percepatan transformasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Baca Juga: Laba Nusantara Sawit (NSSS) Turun 12,57%, Kala Penjualan Naik di Kuartal I 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News