KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (
CNKO) melaporkan peningkatan modal ditempatkan dan disetor pada perusahaan terkendali. Berdasarkan keterbukaan informasi Kamis (19/2/2026), CNKO melalui perusahaan terkendali PT Energi Batubara Indonesia telah menyelesaikan peningkatan modal dasar dan modal ditempatkan pada PT Sekti Rahayu Indah (SRI) senilai Rp 212,52 miliar.
Melalui aksi ini, total modal dasar dan modal ditempatkan SRI naik menjadi Rp 248,22 miliar. Dengan begitu, EBI kini mengempit 495.840 lembar saham atau setara 99,88% di SRI.
Baca Juga: IHSG Diproyeksi Masih Rawan Terkoreksi pada Jumat (20/2), Ini Rekomendasi Analis "Transaksi ini tergolong sebagai transaksi material sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, lantaran nilainya melampaui 10% dari total aset perseroan," tulis Corporate Secretary CNKO, Wim Andrian, Kamis (19/2/2026). Meski demikian, transaksi tersebut dikecualikan dari kewajiban pelaksanaan prosedur sebagaimana diatur dalam Pasal 3 dan Pasal 4 ayat (1) POJK No. 42/POJK.04/2020 mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, karena dilakukan antarperusahaan yang sama-sama berada dalam kendali perusahaan.
Wim juga menegaskan tidak ada dampak material terhadap kejadian, informasi, atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik.
Hingga akhir perdagangan Kamis (19/2/2026), pergerakan saham CNKO berada di level Rp 68 per saham atau menguat 9,68% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Secara tahun berjalan, pergerakan harga saham ini menguat 6,25%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News