Faisal Basri prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa negatif 2,5%



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ekonom senior Universitas Indonesia Faisal Basri, memprediksi pertumbuhan perekonomian Indonesia di tahun ini bisa tumbuh negatif 2%-2,5%.

"Saya menduga ekonomi Indonesia kemungkinan akan tumbuh hanya 0,5% paling optimisnya dan pesimisnya minus 2%-2,5%," ujar Faisal di dalam telekonferensi daring, Jumat (24/4).

Baca Juga: Fund manager JPMorgan buktikan investasi saham negara berkembang menguntungkan


Menurut Faisal, proyeksi ini didukung oleh penanganan dampak virus Corona oleh pemerintah yang dianggap bertele-tele. Ia menilai, kurang adanya koordinasi di dalam internal pemerintah pusat, sehingga terkesan berjalan sendiri-sendiri.

Faisal juga menilai pemerintah terlambat dalam membuat aturan pelarangan mudik. Apalagi saat ini sudah banyak masyarakat yang melaksanakan mudik duluan, sebelum adanya kebijakan ini.

Selain lambatnya respons pemerintah, ini juga didukung oleh kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya virus ini. Terlebih, kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah masih seringkali dihiraukan.

Baca Juga: Ekonom Faisal Basri: RUU Minerba beri karpet merah untuk tambang batubara besar

Jadi, akan sulit memproyeksikan kapan puncak wabah ini akan terjadi.

Editor: Noverius Laoli