KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri mengungkapkan, ada tim yang mendatangi para menteri yang ingin mundur dari jabatannya. Tim 'khusus' ini yang disebut-sebut membuat para menteri mengurungkan niatnya untuk mundur. Pernyataan Faisal itu berkaitan dengan gejolak yang terjadi di Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sejumlah menteri dikabarkan mau mundur karena suasana kabinet sudah tidak nyaman lagi. "Ada beberapa menteri yang ada naga-naga (bau-baunya) mundur, didatangi oleh tim gitu," ujarnya saat ditemui di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin (5/2/2024).
Baca Juga: Faisal Basri Sebut 90% Nilai Tambah dari Hilirisasi Nikel Lari Ke China Faisal pun menyinggung bahwa tim tersebut membahas soal 'kasus hukum' ketika menemui para menteri. Kendati begitu, Ekonom Universitas Indonesia (UI) itu tidak merinci apa yang dimaksud dengan 'kasus hukum' tersebut. Namun ia menyebut tim yang mendatangi itu telah 'menyandera' para menteri agar tidak jadi mengundurkan diri. "'Nih udah selesai nih kasus hukumnya'. Inilah politik jahat Jokowi, menyandera," kata dia. Di sisi lain, Faisal enggan menyebutkan siapa-siapa saja menteri yang dimaksud akan mundur namun didatangi tim. Hanya saja dia membocorkan bahwa sejumlah menteri sudah 'eneg' alias tidak nyaman lagi berada di kabinet Jokowi. "Kami kerja bersama, ada kawan yang tugasnya mengimbau kawan tertentu di menteri. Progresnya semakin bagus, mereka semakin eneg. Iya (menteri pada eneg)," ungkap Faisal. Baca Juga: Sanggah Pernyataan Faisal Basri, Kemenko Marves Beberkan 6 Fakta Terkiat Hirilisasi