KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memastikan langkah ke perempat final China Open 2026 setelah menyingkirkan wakil Jepang, Takumi Nomura/Yuichi Shimogami, pada babak 16 besar, Kamis (23/7/2026). Juara bertahan itu menang meyakinkan dalam dua gim langsung 21-19, 21-11 hanya dalam waktu 33 menit. Kemenangan ini memperpanjang tren positif Fajar/Fikri setelah sebelumnya menjuarai Japan Open 2026. Meski sempat mendapat perlawanan ketat pada gim pertama, pasangan Indonesia mampu beradaptasi dengan cepat terhadap permainan lawan dan kondisi lapangan sehingga tampil dominan pada gim kedua.
Menghadapi Nomura/Shimogami yang baru pertama kali mereka jumpai, Fajar/Fikri sempat bermain hati-hati untuk membaca pola permainan lawan. Setelah menemukan celah, keduanya langsung meningkatkan intensitas serangan.
Baca Juga: Hasil Singapore Open 2026: Fajar Fikri Tembus Partai Final, Alwi Terhenti Penempatan bola Fajar yang sulit ditebak berkali-kali membuat pasangan Jepang kehilangan posisi. Di sisi lain, Fikri tampil lebih percaya diri dengan permainan yang lebih bersih dibanding laga babak pertama, sehingga mampu menjaga ritme permainan hingga akhir pertandingan. Fajar mengungkapkan, tantangan terbesar justru datang dari kondisi lapangan yang jauh berbeda dibanding pertandingan sebelumnya. Arah angin yang lebih kencang membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan pada gim pembuka. "Kami mengubah pola permainan di gim kedua dan itu membuat kami lebih nyaman mengontrol pertandingan," ujar Fajar seperti dikutip dari
Kompas.com. Menurutnya, saat bermain dengan keuntungan arah angin, mereka terlalu berhati-hati sehingga sulit menciptakan keunggulan. Setelah jeda antargim, strategi diubah dengan lebih banyak memainkan bola-bola panjang ke area belakang lawan. Perubahan itu terbukti efektif dan membuat mereka mampu menguasai jalannya pertandingan hingga menutup gim kedua dengan skor telak.
Baca Juga: Jadwal Final Singapore Open 2026, Fajar/Fikri Menatap Juara Pertama di Tahun Ini Fikri menambahkan, poin terakhir pada gim pertama menjadi momentum penting bagi kebangkitan mereka. Ia memilih tetap fokus saat reli panjang, membaca arah bola lawan, lalu mengeksekusi penyelesaian dengan baik. Keberhasilan mengamankan gim pertama memberi kesempatan bagi pasangan Indonesia untuk mengevaluasi strategi sebelum tampil lebih dominan pada gim berikutnya. Dengan hasil tersebut, Fajar/Fikri akan menghadapi pemenang pertandingan antara Kang Min-hyuk/Ki Dong Ju dari Korea Selatan melawan pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di babak perempat final. Fajar menilai kedua calon lawannya sama-sama memiliki kualitas tinggi. Namun, ia menegaskan fokus utama bukan pada siapa lawan yang akan dihadapi, melainkan pada peningkatan kondisi permainan agar tampil lebih siap pada laga berikutnya. Keberhasilan menembus delapan besar juga menjadi awal positif bagi pasangan binaan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang didukung PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam menjaga konsistensi prestasi Indonesia di level elite dunia. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, kemenangan di awal turnamen menjadi modal penting bagi Fajar/Fikri untuk mempertahankan performa setelah meraih gelar di Japan Open 2026.
Baca Juga: Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar Menurutnya, keberhasilan melaju ke babak berikutnya mencerminkan semangat juang, mental bertanding, serta daya saing atlet Indonesia di level tertinggi dunia. BNI berharap Fajar/Fikri mampu menjaga momentum positif tersebut dan kembali menghadirkan prestasi terbaik bagi Indonesia pada lanjutan China Open 2026. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News