Fasilitas baru perbesar produksi Omron



Jakarta. PT Omron Manufacturing of Indonesia (OMI) hari ini meresmikan dua fasilitas manufaktur baru di Indonesia. Dengan fasilitas baru ini, Omron optimistis memenuhi kebutuhan komponen yang semakin meningkat baik di pasar lokal maupun ekspor.

Pabrik yang dibangun di area seluas lebih dari 20.000 meter persegi ini akan meningkatkan kapasitas produksi OMI dan menempatkan Indonesia sebagai pemain utama dalam jaringan manufaktur global Omron.

Penambahan dua fasilitas baru tersebut menjadikan OMI sebagai pabrikan pertama dalam jaringan manufaktur global Omron yang memproduksi komponen untuk bisnis otomatisasi industri, komponen elektronik untuk otomotif serta komponen elektronik dan mekanikal.


Terletak di East Jakarta Industrial Park (EJIP) Cikarang, Bekasi, fasilitas manufaktur baru tersebut dibangun dengan investasi sebesar Rp 150 miliar (US$ 11,2 juta)

Pada acara pembukaan fasilitas manufaktur baru Omron Manufacturing of Indonesia, Syarif Hidayat, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, mengatakan bahwa kontribusi industri pengolahan non-migas terhadap ekonomi nasional terus meningkat. Jika pada kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) 2014 sebesar 17,89%, kemudian membaik menjadi 18,18% pada 2015.

Bahkan, di tengah kondisi perekonomian global yang belum stabil, Kementerian Perindustrian optimistis industri nasional akan terus tumbuh dan berkembang. “Terlebih lagi, dengan adanya paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah untuk memudahkan pelaku industri berusaha di Indonesia,” kata Syarif Hidayat dalam rilis Kamis (11/8).

Irawan Santoso, President Director PT Omron Manufacturing of Indonesia, mengatakan fasilitas manufaktur baru OMI dilengkapi dengan lini produksi semi-otomatis dan otomatis yang memungkinkan perusahaan dapat melayani berbagai kebutuhan pelanggan secara lebih baik.

Omron juga berencana meningkatkan jumlah sumber daya manusia menjadi 3.500 karyawan hingga tahun 2020, yang meliputi insinyur, operator, spesialis mutu, dan berbagai profesional terampil lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto