Fasilitas Kredit Banyak Terserap, Undisbursed Loan KB Bank Turun



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank/BBKP) mencatatkan undisbursed loan (UL) atau kredit yang belum ditarik nasabah sebesar Rp2,06 triliun per Juli 2026. Angka tersebut turun signifikan dibandingkan posisi Juli 2025 yang mencapai Rp8,08 triliun. Dengan demikian, UL KB Bank turun sekitar Rp6,02 triliun atau 74,5% secara tahunan (yoy).

Direktur Wholesale Banking KB Bank Widodo Suryadi mengatakan, relatif rendahnya UL di KB Bank tidak terlepas dari penyaluran fasilitas kredit yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

“Fasilitas-fasilitas kredit yang kami berikan itu memang kami cek sesuai dengan kebutuhan dari nasabah. Jadi kami tidak memberikan ruang yang terlalu banyak di luar kebutuhan mereka,” ujar Widodo saat Media Workshop di Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2026).


Baca Juga: DBS: Pasar Masih Tangguh, Investor Perlu Selektif pada Kuartal IV 2026

Menurut dia, kondisi tersebut membuat tingkat pemanfaatan fasilitas kredit atau loan utilization KB Bank saat ini cukup tinggi.

“Sampai hari ini tingkat disbursement kami cukup tinggi, kalau mungkin buat rata-rata total utilization itu hampir 80% dari total booking capital yang kami berikan,” katanya.

Meski demikian, Widodo menegaskan KB Bank tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit.

“Ya, tapi tetap balik lagi, kita juga melihat ke prinsip kehati-hatiannya,” tutur dia.

Widodo mengatakan, posisi KB Bank yang baru kembali aktif mengembangkan bisnis wholesale banking turut menjadi salah satu faktor. Segmen tersebut mencakup Corporate Banking, Commercial Banking, dan Enterprise Banking yang didukung Transaction Banking.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi keuntungan bagi KB Bank karena fasilitas kredit yang diberikan lebih disesuaikan dengan kebutuhan nasabah sehingga UL relatif rendah.

Di sisi lain, KB Bank terus mengejar pertumbuhan kredit baru di segmen wholesale. Hingga Juni 2026, pertumbuhan kredit baru wholesale telah mencapai sekitar 13%.

Widodo optimistis pertumbuhan tersebut dapat berlanjut hingga akhir tahun. “Karena di pipeline kami juga cukup lumayan, dan ini bisa menyumbang angka yang juga lumayan bagus,” pungkasnya.

Baca Juga: Inhealth Perkuat Edukasi Kesehatan Peserta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News