JAKARTA. Imbas daya beli yang lemah tahun ini juga sampai ke bisnis restoran. PT Fast Food Indonesia Tbk, pemegang hak waralaba restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC), memproyeksikan kinerja sepanjang tahun ini cenderung stagnan. Direktur PT Fast Food Indonesia Tbk Justinus Dalimin Juwono menyatakan, target maksimal pertumbuhan pendapatan Fast Food tahun ini 10%. Jika tahun lalu Fast Food membukukan pendapatan sebesar Rp 4,21 triliun, berarti target pendapatan tahun ini sekitar Rp 4,63 triliun. Dengan gambaran seperti itu, Fast Food memprediksikan labanya stagnan atau sama dengan tahun lalu. Bahkan, "Kelihatannya sedikit turun," ujar Justinus usai rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar di Jakarta, Senin (8/6).
Fast Food pasang kuda-kuda hadapi kelesuan bisnis
JAKARTA. Imbas daya beli yang lemah tahun ini juga sampai ke bisnis restoran. PT Fast Food Indonesia Tbk, pemegang hak waralaba restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC), memproyeksikan kinerja sepanjang tahun ini cenderung stagnan. Direktur PT Fast Food Indonesia Tbk Justinus Dalimin Juwono menyatakan, target maksimal pertumbuhan pendapatan Fast Food tahun ini 10%. Jika tahun lalu Fast Food membukukan pendapatan sebesar Rp 4,21 triliun, berarti target pendapatan tahun ini sekitar Rp 4,63 triliun. Dengan gambaran seperti itu, Fast Food memprediksikan labanya stagnan atau sama dengan tahun lalu. Bahkan, "Kelihatannya sedikit turun," ujar Justinus usai rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar di Jakarta, Senin (8/6).