KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin (bps) menambah tantangan bagi pasar saham Indonesia. Kenaikan yield US Treasury, tekanan terhadap rupiah dan potensi tertahannya aliran dana asing menjadi risiko utama yang dapat membatasi penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir 2026. Head Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai kenaikan Fed Rate, terlebih jika masih diikuti peluang kenaikan lanjutan, akan menjadi tekanan bagi IHSG.
Fed Rate Naik, Cek Prospek IHSG Hingga Akhir Tahun dan Saham Rekomendasi Analis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed) sebesar 25 basis poin (bps) menambah tantangan bagi pasar saham Indonesia. Kenaikan yield US Treasury, tekanan terhadap rupiah dan potensi tertahannya aliran dana asing menjadi risiko utama yang dapat membatasi penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir 2026. Head Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menilai kenaikan Fed Rate, terlebih jika masih diikuti peluang kenaikan lanjutan, akan menjadi tekanan bagi IHSG.
TAG: