JAKARTA. Perbankan terus berupaya memperbesar pendapatan nonbunga atau fee based income untuk menjaga kemampuan mereka mencetak laba. Ini cara ampuh ketika bank mengalami pembengkakan biaya dana akibat inflasi, sementara menaikkan bunga kredit terlalu berisiko. Kontribusi pos pendapatan ini terlihat dalam laporan keuangan sejumlah bank kuartal II-2011. Bank Mandiri misalnya, mencatatkan pertumbuhan fee based income 68,8% menjadi Rp 6,18 triliun (year on year/yoy). Adapun pendapatan bunga bersih bank ini hanya naik 14,6% menjadi Rp 10,38 triliun. Bank Central Asia (BCA) juga membukukan kenaikan fee based income. Pendapatan dari fee dan komisi mengalami meningkat 12,7% menjadi Rp 2,14 triliun. Peningkatan lain nya dari gain on sport & derivative melonjak 66,1% menjadi Rp 284 miliar.
Fee based income kerek laba bank
JAKARTA. Perbankan terus berupaya memperbesar pendapatan nonbunga atau fee based income untuk menjaga kemampuan mereka mencetak laba. Ini cara ampuh ketika bank mengalami pembengkakan biaya dana akibat inflasi, sementara menaikkan bunga kredit terlalu berisiko. Kontribusi pos pendapatan ini terlihat dalam laporan keuangan sejumlah bank kuartal II-2011. Bank Mandiri misalnya, mencatatkan pertumbuhan fee based income 68,8% menjadi Rp 6,18 triliun (year on year/yoy). Adapun pendapatan bunga bersih bank ini hanya naik 14,6% menjadi Rp 10,38 triliun. Bank Central Asia (BCA) juga membukukan kenaikan fee based income. Pendapatan dari fee dan komisi mengalami meningkat 12,7% menjadi Rp 2,14 triliun. Peningkatan lain nya dari gain on sport & derivative melonjak 66,1% menjadi Rp 284 miliar.