KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peluang ekonomi digital Asia Tenggara kian terbuka lebar. Studi Google, Temasek, dan Bain & Company dalam laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan nilai gross merchandise value (GMV) kawasan ini akan melampaui US$300 miliar pada 2025. Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh belanja iklan digital yang diperkirakan naik 16% secara tahunan. Pendorong utamanya datang dari tren video commerce, konten berbasis kreator, serta format iklan yang semakin mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Di saat yang sama, konektivitas bisnis di koridor Indonesia–Malaysia juga menunjukkan geliat. Malaysia tercatat sebagai salah satu sumber wisatawan terbesar ke Indonesia sepanjang 2024. Sebaliknya, sejumlah merek asal Indonesia, khususnya di sektor makanan-minuman (F&B) dan gaya hidup, mulai agresif memperluas pasar ke Negeri Jiran.
Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang dari Geliat Ekonomi Digital
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peluang ekonomi digital Asia Tenggara kian terbuka lebar. Studi Google, Temasek, dan Bain & Company dalam laporan e-Conomy SEA 2025 memproyeksikan nilai gross merchandise value (GMV) kawasan ini akan melampaui US$300 miliar pada 2025. Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh belanja iklan digital yang diperkirakan naik 16% secara tahunan. Pendorong utamanya datang dari tren video commerce, konten berbasis kreator, serta format iklan yang semakin mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Di saat yang sama, konektivitas bisnis di koridor Indonesia–Malaysia juga menunjukkan geliat. Malaysia tercatat sebagai salah satu sumber wisatawan terbesar ke Indonesia sepanjang 2024. Sebaliknya, sejumlah merek asal Indonesia, khususnya di sektor makanan-minuman (F&B) dan gaya hidup, mulai agresif memperluas pasar ke Negeri Jiran.
TAG: