Fenomena Astronomi Pekan ini ada Oposisi Jupiter, Apa itu? Berikut Penjelasannya
Senin, 05 Januari 2026 14:49 WIB
Penulis: Arif Budianto
KONTAN.CO.ID - Fenomena astronomi pekan ini oposisi Jupiter. Inilah penjelasan tentang fenomena tersebut. Pemandangan langit pada pekan ini tidak hanya dihiasi dengan Bulan atau Bintang saja. Anda juga dapat mengamati planet terbesar di Tata Surya, Jupiter.
Seperti yang kita ketahui bersama, semua planet di Tata Surya mengorbit Matahari. Mengutip laman Royal Museums Greenwich (RMG), pada titik-titik tertentu selama orbit ini, Bumi berada tepat di antara Matahari dan planet lain. Pada posisi itulah planet dikatakan berada dalam posisi ‘oposisi’. Dalam konteksnya, oposisi Jupiter berarti posisinya adalah Matahari-Jupiter-Bumi. Baca Juga: Ilusi Bulan: Penjelasan Mengapa Bulan Tampak Besar di Cakrawala Dari sudut pandang Bumi, Jupiter berada di sisi langit yang ‘berlawanan’ dengan Matahari. Ketika Matahari terbenam di arah barat, Jupiter akan tampak di arah timur. Catatan tambahan, hanya planet-planet yang berada jauh di Tata Surya daripada Bumi yang dapat berada dalam posisi oposisi. Planet-planet tersebut adalah Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Karena Venus dan Merkurius lebih dekat ke Matahari daripada Bumi, mereka tidak akan pernah berada dalam oposisi. Ketika planet berada di posisi oposisi, mereka akan terlihat di langit malam. Selama oposisi, planet tampak paling besar dan paling terang, dan berada di atas cakrawala hampir sepanjang malam. Baca Juga: Jadwal Fase Bulan Januari 2026: Amati Supermoon Awal Tahun Kapan bisa mengamati oposisi Jupiter? Berdasarkan laman Timeanddate, Jupiter akan berada di posisi oposisi pada 10 Januari 2026. Jika Anda memantau dengan teropong yang cukup bagus, Anda juga dapat melihat empat Bulan planet tersebut yang ditemukan oleh Galileo pada tahun 1610. Bagaimana menurut Anda, apakah oposisi Jupiter ini menarik untuk dinantikan sebagai fenomena astronomi pekan ini?