FIF lirik pembiayaan maritim



JAKARTA. Perluasan usaha yang diizinkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak November 2014 lalu bagi perusahaan pembiayaan (multifinance) membuat beberapa pelaku mulai melirik sektor lain untuk dibiayai.

Salah satunya adalah multifinance yang mayoritas bergerak di penyaluran kredit bagi otomotif, yaitu Federal International Finance (FIF) Group. Presiden Direktur perusahaan, Suhartono mengungkapkan minat mereka untuk membiayai sektor kemaritiman.

Dengan histori dan pengalaman FIF Group yang bergerak di micro financing, perusahaan berharap dapat masuk ke pembiayaan modal kerja dalam bidang kelautan. Saat ini, lanjut Suhartono, perusahaan masih menganalisa potensi ekspansi usaha tersebut.


"Pembiayaan maritim masih dalam proses riset dan pembelajaran. Begitu pula dengan kesempatan membiayai usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)," ungkapnya, Kamis (26/3).

Menurut Darwan Tirtayasa, Direktur Utama lini pembiayaan multiguna FIF Group alias Spektra, sepertinya merekalah yang akan menggarap pembiayaan maritim jika perusahaan resmi masuk ke sektor tersebut. Saat ini, para pelaku multifinance yang berminat masuk ke pembiayaan maritim masih berkomunikasi dengan OJK.

"Kemungkinan kami yang garap karena brand Spektra disebut multi purpose financing. Kalau nanti masuk maritim, pembiayaan modal kerja bisa seperti membiayai jala, umpan, kapal, bahan bakar solar, atau biaya makan nelayan selama mereka melaut," tuturnya.

Memang masuknya FIF ke pembiayaan maritim belum memiliki kepastian. Sebab, lanjut Darwan, proyek tersebut terbilang masih dalam tahap pilot project. Sehingga saat ini, mereka masih membahas potensi yang ada.

Menurut Darwan, pembiayaan maritim yang digarap multifinance nanti idealnya berbentuk konsorsium. Hal ini dikarenakan kapasitas dan sasaran setiap pelaku berbeda satu sama lain. "Ada multifinance yang kecil, ada yang besar. Menurut saya, idealnya dibentuk konsorsium," cetusnya.

Spektra merupakan lini pembiayaan multi guna FIF Group yang menyalurkan kredit bagi barang-barang elektronik, gadget, perabotan, hingga komputer. Sejak tahun 2008, Spektra juga menggarap pembiayaan traktor bagi sektor pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto