FIF masih pertahankan bunga kredit 16%



JAKARTA. Langkah bank sentral menahan suku bunga acuan diikuti oleh PT Federal International Finance alias FIF.

Perseroan belum menaikan suku bunga dan mengaku belum punya rencana melakukan penyesuaian dalam waktu dekat.

Suhartono CEO FIF Group menyebut saat ini secara rata-rata bunga kredit yang mereka berikan kepada nasabah adalah sebesar 16%.


Besaran suku bunga bergantung pada biaya dana, produk, profil risiko, sampai lokasi sang nasabah.

"Yang paling rendah di sekitar Ibukota dan yang paling mahal di Papua," katanya, Rabu (28/10).

Untuk pendanaan, ia meyebut pihaknya belum punya rencana untuk menarik pendanaan dalam waktu dekat.

FIF disebutnya saat ini lebih oportunis, dimana baru mengambil pendanaan bila memang sumber dana yang ada terbilang kompetitif.

Dari kebutuhan dana sebsar Rp 30 triliun di tahun ini pun Suhartono bilang sudah aman.

Dimana dana sebesar Rp 4,5 triliun disumbang dari dua kali penerbitan obligasi di tahun ini.

Lalu dari joint financing, dana yang mereka raup mencapai Rp 6 triliun.

"Sisanya dari penjaman baik on shore maupun off shore," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News