FIF Terbitkan Obligasi Rp 2,5 Triliun, Fitch Sematkan Peringkat AAA(idn)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Federal International Finance (FIF) kembali mendapatkan peringkat tertinggi dari Fitch Ratings untuk penerbitan obligasi tahap keempat dalam program obligasi rupiah berkelanjutan VII. Total nilai obligasi yang diterbitkan FIF dalam tahap ini mencapai Rp 2,5 triliun.

Fitch Ratings dalam rilis pada Jumat (25/9/2026) memberikan peringkat AAA(idn) untuk obligasi tersebut. Peringkat ini merupakan level tertinggi dalam skala pemeringkatan nasional Fitch di Indonesia, yang menunjukkan ekspektasi risiko gagal bayar paling rendah dibandingkan penerbit atau instrumen utang lainnya dalam skala nasional.

Obligasi tahap keempat tersebut terdiri atas dua seri. Seri A memiliki nilai pokok Rp 1,411 triliun dengan tingkat bunga tetap 7,15% dan tenor 370 hari, yang akan jatuh tempo pada Oktober 2027.


Baca Juga: Rumor Akuisisi BCA Menyebar, Bank Swasta Besar Penting Jaga Persaingan Perbankan

Sementara itu, Seri B memiliki nilai pokok Rp 1,089 triliun dengan tingkat bunga tetap 7,40% dan tenor tiga tahun, dengan jatuh tempo pada September 2029.

Fitch menyatakan peringkat AAA(idn) pada kedua seri obligasi tersebut berada pada level yang sama dengan peringkat nasional jangka panjang FIF. Hal ini lantaran obligasi merupakan kewajiban langsung dan tanpa jaminan (direct and unsecured obligations) FIF serta memiliki kedudukan yang setara (pari passu) dengan kewajiban lain dalam kelas utang yang sama.

Peringkat tinggi FIF tidak terlepas dari dukungan induk usaha, PT Astra International Tbk (ASII). Fitch menyatakan peringkat nasional jangka panjang FIF didorong oleh ekspektasi adanya probabilitas tinggi bahwa Astra International akan memberikan dukungan luar biasa (extraordinary support) kepada FIF apabila diperlukan.

Fitch sebelumnya mempertahankan peringkat Long-Term Issuer Default Rating FIF pada level BBB dengan outlook Negative, serta peringkat National Long-Term Rating di level AAA(idn) dengan outlook Stable pada 21 Agustus 2026.

Dengan demikian, keterkaitan peringkat FIF dengan Astra menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian kredit perusahaan pembiayaan tersebut.

Fitch menegaskan, apabila terjadi penurunan peringkat National Long-Term Rating FIF, peringkat obligasi yang diterbitkan juga akan mengalami penurunan.

Sebaliknya, tidak terdapat ruang untuk kenaikan peringkat obligasi tersebut karena AAA(idn) sudah merupakan level tertinggi dalam skala nasional Fitch.

Baca Juga: BI Rate Ditahan di Level 5,75%, ACC Siapkan Penyesuaian Bunga Pembiayaan Terukur

Fitch juga mencatat bahwa peringkat FIF memiliki keterkaitan kredit dengan peringkat lain karena didorong oleh ekspektasi dukungan dari perusahaan induknya, Astra International.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: