FIFA Siapkan Dana US$2,1 Miliar untuk Asosiasi Sepak Bola? Ini Kata Infantino



KONTAN.CO.ID - Presiden FIFA Gianni Infantino membuka peluang bagi badan sepak bola dunia tersebut untuk menyalurkan dana tambahan kepada asosiasi sepak bola anggota FIFA.

Pembahasan mengenai besaran distribusi dana kepada masing-masing negara dijadwalkan masuk dalam agenda rapat Dewan FIFA pada 15 Oktober 2026.

Hal tersebut disampaikan Infantino melalui surat kepada pimpinan enam konfederasi sepak bola, menurut laporan The Athletic dan ESPN.


Baca Juga: Yuan Menguat Jelang Libur China, Eksportir Ramai-Ramai Jual Dolar

Infantino mengatakan dirinya tidak ingin menetapkan besaran dana sebelum proses pengkajian selesai.

Ia mendukung tambahan pendanaan dalam jumlah yang dapat disalurkan secara bertanggung jawab melalui mekanisme tata kelola FIFA, dengan penerapan yang adil serta didukung sistem yang transparan dan dapat diaudit.

“Besarnya ambisi tersebut patut disambut. Namun, bukti keuangan, tata kelola dan implementasinya kini harus mendukung hal tersebut,” tulis Infantino dalam surat tersebut, seperti dikutip The Athletic.

Sebelumnya, Presiden UEFA Aleksander Ceferin dan Presiden CONCACAF Victor Montagliani mengajukan permintaan agar FIFA memberikan tambahan dana kepada asosiasi anggota.

Baca Juga: Amri/Nita Raih Perak Asian Games 2026, Indonesia Masih Punya Peluang Emas

Reuters melaporkan, proposal tersebut meminta sedikitnya US$10 juta untuk masing-masing dari 211 asosiasi anggota FIFA dalam periode 2027-2030.

Dengan jumlah 211 anggota, proposal tersebut berpotensi mencapai sekitar US$2,1 miliar. UEFA dan CONCACAF juga meminta adanya audit independen terhadap cadangan FIFA yang diproyeksikan mencapai sekitar US$6 miliar pada akhir siklus 2023-2026.

Infantino kemudian menginstruksikan Sekretaris Jenderal FIFA untuk menggabungkan seluruh proposal menjadi satu kajian yang akan dipertimbangkan Dewan FIFA. Belum ada keputusan mengenai besaran dana yang akan disalurkan.

Rencana distribusi dana tersebut muncul setelah FIFA membatalkan proposal pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah entitas yang sebelumnya dirancang untuk mengembangkan sisi komersial dan operasional kompetisi FIFA.

Baca Juga: Harga Minyak Naik 1,4%: Kekhawatiran Gangguan Pasokan di Timur Tengah Terus Berlanjut

FIFA secara resmi menarik proposal tersebut pada Juli 2026 setelah mendapat berbagai masukan dan menyatakan proyek tersebut telah menimbulkan perpecahan di antara pemangku kepentingan.

UEFA, CONCACAF, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelumnya termasuk pihak yang mendorong peninjauan terhadap tata kelola dan penggunaan cadangan FIFA.

Perdebatan tersebut turut menjadi bagian dari dinamika hubungan antara FIFA dan sejumlah konfederasi sepak bola.

Sementara itu, FIFA memiliki 211 asosiasi anggota dan selama ini menyalurkan pendanaan untuk pengembangan sepak bola melalui berbagai program.

FIFA juga mencatat pendapatan lebih dari US$15 miliar untuk siklus 2023-2026, menurut pernyataan Infantino pada Juli 2026.

Keputusan mengenai skema pendanaan baru tersebut selanjutnya akan bergantung pada hasil kajian dan proses persetujuan dalam FIFA.

Baca Juga: NVIDIA Siapkan Buyback Terbesar dalam Sejarah, Siapkan Dana Rp2.700 Triliun