KONTAN.CO.ID - FIFA akhirnya mulai menguji coba tiga perubahan aturan sepak bola dalam turnamen Piala Dunia U-15 tahun ini. Secara khusus, aturan-aturan baru tersebut ditujukan untuk memperlancar jalannya pertandingan, mengurangi waktu terbuang, dan mengubah penerapan aturan
offside. Jika dinilai efektif, bukan tidak mungkin aturan serupa nantinya dipertimbangkan untuk kompetisi seperti Liga Primer Inggris dan Liga Champions.
Inisiatif pengembangan aturan tersebut sejalan dengan perhatian FIFA terhadap kelancaran pertandingan. Arsene Wenger, yang menjabat sebagai
Chief of Global Football Development FIFA, selama ini juga mendorong perubahan untuk membuat sepak bola lebih menarik.
Baca Juga: Calvin Verdonk Jadi Player of the Match, Tampil Solid saat Lille Tahan Bodo/Glimt 3 Aturan Baru yang Diuji FIFA di Piala Dunia U-15
Berikut tiga aturan yang menjadi bagian dari eksperimen tersebut.
1. Throw-in diganti dengan kick-in
Perubahan pertama adalah penggantian lemparan ke dalam atau
throw-in dengan tendangan ke dalam atau
kick-in. Mengutip laporan
GiveMeSport, dalam aturan yang diuji coba, pemain tidak perlu lagi mengangkat bola menggunakan kedua tangan ketika bola keluar dari garis lapangan. Pemain cukup meletakkan bola di tanah, kemudian menendangnya kembali ke area permainan. Perubahan ini diharapkan membuat pertandingan berjalan lebih cepat karena proses memulai kembali permainan setelah bola keluar lapangan menjadi lebih sederhana.
2. Aturan offside menggunakan garis khusus
FIFA juga menguji penerapan aturan
offside dengan batas yang berbeda dari sepak bola pada umumnya. Dalam turnamen ini,
offside hanya berlaku ketika pemain berada melewati garis khusus yang ditandai pada jarak 14 meter dari garis gawang. Area penerapan
offside menjadi lebih terbatas dibandingkan aturan yang biasa digunakan dalam pertandingan sepak bola senior.
3. Pergantian pemain tanpa batas
Aturan ketiga memungkinkan setiap tim melakukan pergantian pemain tanpa batas selama pertandingan. Kebijakan ini memberikan keleluasaan kepada pelatih untuk merotasi pemain sesuai kebutuhan. Namun, materi sumber tidak menjelaskan secara terperinci mekanisme pergantian pemain, termasuk apakah pemain yang sudah diganti boleh kembali masuk ke lapangan.
Baca Juga: FIFA Ungkap Gaji Gianni Infantino, Capai Rp104 Miliar pada 2025 Perubahan Format Pertandingan Piala Dunia U-15
Selain menguji perubahan aturan, FIFA menerapkan format pertandingan yang berbeda dari sepak bola senior. Setiap tim memainkan delapan pemain di lapangan atau format 8 lawan 8. Pertandingan berlangsung dalam dua babak dengan durasi masing-masing 20 menit. Ukuran lapangan juga lebih kecil, yakni 68 x 47 meter. Meski demikian, turnamen ini tetap menggunakan gawang berukuran penuh.
FIFA menjadikan sepak bola usia muda sebagai tempat untuk menguji berbagai gagasan sebelum mempertimbangkan penerapannya secara lebih luas. Pada edisi 2027, turnamen tersebut direncanakan melibatkan tim putri. Mulai 2028, setiap asosiasi anggota FIFA juga akan mendapat kesempatan mengirimkan tim putra dan putri U-15 dalam dua kompetisi terpisah.
Baca Juga: FIFA Siapkan Aturan Baru Usai Donald Trump Intervensi Kartu Merah Balogun