Fintech Australia Airwallex Mengumpulkan Pendanaan US$ 100 Juta



KONTAN.CO.ID - MELBOURNE. Perusahaan fintech asal Australia Airwallex telah mengumpulkan US$ 100 juta dalam perpanjangan putaran pendanaan. Pendanaan ini mempertahankan valuasi Airwallex yang sebesar US$ 5,5 miliar.

Perusahaan yang berbasis di Melbourne ini mengatakan pihaknya mendapatkan lebih banyak dana dari investor yang ada, termasuk Tencent Holdings Ltd, Sequoia Capital China, dan Lone Pine Capital. Dana pensiun industri Australia HostPlus dan dana pensiun Amerika Utara juga berpartisipasi dalam putaran tersebut.

Dengan US$ 100 juta yang dikumpulkan dalam putaran perpanjangan Seri E, berarti total pendanaan yang sudah diterima Airwallex meningkat menjadi lebih dari US$ 900 juta.


Baca Juga: Penyaluran Bank ke Fintech Makin Deras

"Lingkungan pasar tetap menantang di masa mendatang, dan sementara kami tetap memiliki modal yang baik, landasan tambahan ini memungkinkan kami untuk melanjutkan rencana pertumbuhan kami," kata Jack Zhang, salah satu pendiri dan CEO Airwallex dikutip dari Reuters, Selasa (11/10).

Airwallex, yang memungkinkan pelanggan untuk menerbitkan dan membayar faktur dan tagihan internasional melalui platform pembayarannya, mengatakan pendapatannya telah meningkat 184% tahun-ke-tahun, dan basis pelanggannya meningkat lebih dari dua kali lipat.

Editor: Wahyu T.Rahmawati