KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech peer to peer (P2P) lending PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) memproyeksikan terdapat potensi kenaikan penyaluran pembiayaan menjelang Ramadan dan Lebaran 2026. Head Corporate Affairs Easycash Wildan Kesuma mengatakan biasanya kenaikan pembiayaan didorong juga tingkat konsumsi masyarakat yang meningkat, terutama pada hari-hari besar seperti Ramadan dan Lebaran. "Bisa jadi pola konsumsi masyarakat meningkat karena hari-hari besar, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran," ungkapnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).
Untuk mengantisipasi permintaan yang tinggi saat momen Ramadan dan Lebaran, Wildan menerangkan pihaknya akan menjalankan strategi akuisisi, marketing, dan pengiklanan yang berkelanjutan. Dia bilang fintech lending memang secara bisnis juga melakukan optimalisasi promosi digital untuk menggaet borrower.
Baca Juga: Bank Saqu Gandeng Easycash untuk Salurkan Kredit Channeling Selain itu, Wildan mengatakan Easycash juga akan meningkatkan edukasi dan literasi terhadap masyarakat. Jadi, dia bilang semua aspek diimbangi agar risiko pembiayaan tetap terjaga dengan baik. "Literasi juga dilakukan kami sebelum Ramadan. Harapannya semoga bisa ditangkap oleh masyarakat. Jadi, diedukasi dahulu sebelum ada penggunaan produk," katanya. Berdasarkan situs resmi perusahaan, Easycash berhasil menjaga Tingkat Keberhasilan Bayar dalam waktu 90 hari (TKB90) di angka 99,65% per 12 Februari 2026. Adapun Easycash membukukan total pinjaman akumulatif sejak didirikan sebesar Rp 89,89 triliun. Tercatat, terdapat 4.592 jumlah lender aktif yang menyalurkan pendanaan lewat Easycash. Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan periode Ramadan dapat menjadi salah satu momentum pendorong peningkatan pembiayaan fintech lending. Hal itu tercermin dari data historis yang dihimpun pada tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Rasio Utang Dibatasi Maksimal 30% Mulai 2026, Begini Dampaknya bagi Fintech Lending Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menerangkan pada periode Ramadan 2024 atau Maret 2024, penyaluran pembiayaan fintech lending tumbuh 8,90% secara
month to month (mtm). Sementara itu, pada periode Ramadan 2025 atau Maret 2025, penyaluran pembiayaan meningkat 3,80% secara mtm.
"Tren tersebut menunjukkan bahwa Ramadan dapat menjadi salah satu momentum meningkatnya kebutuhan pembiayaan masyarakat," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News