KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dicky Kartikoyono membawa isu peran strategis digitalisasi sistem pembayaran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR RI, yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (26/1/2026). Dalam pemaparannya, Dicky yang saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI mengusung visi bertajuk “Mengukir Sejarah Digital untuk Indonesia Emas”. Visi tersebut, menurutnya, didedikasikan sebagai kontribusi Bank Indonesia dalam mendukung agenda Asta Cita pemerintah, khususnya target pertumbuhan ekonomi hingga 8% dalam lima tahun ke depan. “Ekonomi kita seperti rumah besar yang harus memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Fondasi rumah itu adalah stabilitas yang harus dijaga. Di atasnya, kita bangun pilar-pilar ketahanan yang kuat agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Dicky di hadapan para anggota Komisi XI DPR, Senin (26/1/2026).
Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Bawa Isu Digitalisasi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dicky Kartikoyono membawa isu peran strategis digitalisasi sistem pembayaran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan, saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR RI, yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (26/1/2026). Dalam pemaparannya, Dicky yang saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI mengusung visi bertajuk “Mengukir Sejarah Digital untuk Indonesia Emas”. Visi tersebut, menurutnya, didedikasikan sebagai kontribusi Bank Indonesia dalam mendukung agenda Asta Cita pemerintah, khususnya target pertumbuhan ekonomi hingga 8% dalam lima tahun ke depan. “Ekonomi kita seperti rumah besar yang harus memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Fondasi rumah itu adalah stabilitas yang harus dijaga. Di atasnya, kita bangun pilar-pilar ketahanan yang kuat agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Dicky di hadapan para anggota Komisi XI DPR, Senin (26/1/2026).