Fitch: Rating Utang Negara Eropa Bisa Turun Bila NATO Pecah Akibat Greenland



KONTAN.CO.ID - LONDON. Kawasan Eropa perlu hati-hati. Fitch Ratings mengingatkan, Kamis (15/1/2026), negara-negara di kawasan ini dapat menghadapi gelombang penurunan peringkat kredit sebanyak satu tingkat jika ketegangan dengan Amerika Serikat (AS) terkait Greenland memecah belah NATO.

Reuters melaporkan, Fitch sudah menerapkan penyesuaian peringkat utang satu tingkat di kawasan yang mengalami ketegangan geopolitik, seperti Israel, Taiwan, dan Korea Selatan. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk mencerminkan peningkatan risiko.

Head of Sovereign Ratings Fitch Ratings James Longsdon mengatakan, Fitch mempertimbangkan pendekatan serupa di Eropa jika aliansi NATO melemah.  "Jelas itu adalah satu hal yang harus diperhatikan untuk setiap negara berdaulat di Eropa," kata Longsdon, dikutip Reuters, Kamis (15/1/2026).


Baca Juga: Harga Minyak Anjlok Lebih dari 4% Usai Trump Redakan Ketegangan Terkait Iran

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan masih ada ketidaksepakatan mendasar dengan AS setelah Presiden Donald Trump kembali bersikeras bahwa AS membutuhkan Greenland. Frederiksen telah memperingatkan, konflik dengan AS atas Greenland akan mengakhiri NATO.

Longsdon menekankan, Fitch harus melihat bagaimana kondisi saat ini berkembang terlebih dahulu. Setiap tindakan pemeringkatan akan memerlukan penilaian yang cermat, meskipun kedekatan dengan Rusia akan menjadi faktor kunci. "Bisa jadi di situlah Anda merasa kerentanan terhadap peristiwa geopolitik akan paling jelas," kata Longsdon.

Namun, Longsdon mengatakan, ketegangan atas Greenland tidak mungkin memengaruhi peringkat AAA Denmark. Denmark termasuk dalam kelompok kecil negara-negara Eropa dengan skor kredit tertinggi, bersama Jerman, Swiss, dan Norwegia.

Baca Juga: Sri Mulyani: Surat Utang Negara Dikelola Hati-Hati dan Bertanggung Jawab

Denmark memiliki salah satu tingkat utang terendah di antara negara dengan rating AAA. "Greenland memang luas, tetapi secara ekonomi dan fiskal sangat kecil bagi Denmark. Jadi saya pikir perbedaan ukuran saja membuat sangat sulit untuk melihat situasi yang akan sangat berdampak," kata Longsdon.

Selanjutnya: Kasus Demam Berdarah Dengue di Kalimantan Utara Tinggi, Ini Bentuk Pencegahannya

Menarik Dibaca: Kasus Demam Berdarah Dengue di Kalimantan Utara Tinggi, Ini Bentuk Pencegahannya