KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat AAA(idn) dengan prospek (outlook) stabil untuk program serta penerbitan Obligasi dan Sukuk Mudharabah PT Pegadaian. Fitch dalam keterbukaan informasi di BEI pada Senin (20/7/2026) memaparkan peringkat AAA(idn) merupakan peringkat tertinggi dalam skala Pemeringkatan Nasional Fitch. Predikat ini menunjukkan bahwa Pegadaian memiliki risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan penerbit atau instrumen keuangan lainnya di Indonesia, sehingga menjadi sinyal positif bagi investor yang mengincar instrumen pendapatan tetap. Penetapan peringkat tersebut mencakup empat program pendanaan yang tengah dijalankan Pegadaian. Pertama, Obligasi Berkelanjutan VII dengan target penghimpunan dana sebesar Rp 25 triliun. Pada penerbitan perdana, Pegadaian menawarkan Seri A senilai Rp 828,30 miliar dengan bunga 7,5% dan tenor 370 hari (jatuh tempo Juli 2027), serta Seri B senilai Rp 171,70 miliar dengan bunga 7,55% dan tenor tiga tahun jatuh tempo Juli 2029.
Fitch Ratings Ganjar Peringkat AAA(idn) untuk Obligasi dan Sukuk Pegadaian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat AAA(idn) dengan prospek (outlook) stabil untuk program serta penerbitan Obligasi dan Sukuk Mudharabah PT Pegadaian. Fitch dalam keterbukaan informasi di BEI pada Senin (20/7/2026) memaparkan peringkat AAA(idn) merupakan peringkat tertinggi dalam skala Pemeringkatan Nasional Fitch. Predikat ini menunjukkan bahwa Pegadaian memiliki risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan penerbit atau instrumen keuangan lainnya di Indonesia, sehingga menjadi sinyal positif bagi investor yang mengincar instrumen pendapatan tetap. Penetapan peringkat tersebut mencakup empat program pendanaan yang tengah dijalankan Pegadaian. Pertama, Obligasi Berkelanjutan VII dengan target penghimpunan dana sebesar Rp 25 triliun. Pada penerbitan perdana, Pegadaian menawarkan Seri A senilai Rp 828,30 miliar dengan bunga 7,5% dan tenor 370 hari (jatuh tempo Juli 2027), serta Seri B senilai Rp 171,70 miliar dengan bunga 7,55% dan tenor tiga tahun jatuh tempo Juli 2029.