Flip Masuk Daftar 10 Aplikasi yang Membentuk Sebuah Generasi Menurut Google



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Flip, perusahaan teknologi keuangan Indonesia yang menghadirkan platform pembayaran konsumen untuk kebutuhan transaksi keuangan individu maupun bisnis, masuk ke dalam daftar 10 aplikasi yang mentransformasi generasi dalam satu dekade versi Google Play.

Hal ini disampaikan oleh Google Play dalam situs resminya dengan judul A decade of Play. Google Play menilai Flip dan 9 aplikasi lainnya, termasuk WhatsApp, mengubah cara masyarakat untuk hidup, berbelanja, bepergian, dan terhubung dengan sesama.

“Kami bersyukur dan bangga atas pengakuan Google Play bahwa Flip menjadi salah satu aplikasi yang memberikan transformasi dalam suatu generasi. Pencapaian ini tentunya tidak terlepas dari peran dan loyalitas para pengguna Flip di samping kegigihan dari Flip Team untuk terus berkarya," kata Luqman Sungkar, Pendiri & CTO (Chief Technology Officer) Flip dalam siaran pers, Selasa (26/7).


Hal ini semakin membuat pihaknya optimistis bahwa dampak positif dari hasil inovasi teknologi sangat berpengaruh dalam mengubah cara masyarakat untuk melakukan sesuatu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk melakukan transaksi keuangan.

Baca Juga: Flip Layani Lebih dari 10 Juta Pengguna di Indonesia hingga Semester I-2022

A decade of Play merupakan sebuah pengakuan dari Google Play terhadap 10 aplikasi yang membentuk sebuah generasi bertepatan dengan perayaan 10 tahun kehadiran Google Play.

Sejak tahun 2012, Google Play menilai sejumlah platform digital telah membawa transformasi hingga berdampak terhadap perubahan cara hidup masyarakat untuk mendukung berbagai aspek kebutuhan mulai dari pendidikan, keuangan, perjalanan, komunikasi, hiburan, hingga belanja. 10 inovasi aplikasi tersebut merupakan ikon yang menjadi bagian kehidupan sehari-hari.

Flip menghadirkan solusi tekfin untuk kebutuhan berbagai transaksi keuangan individu/personal dan bisnis/perusahaan. Solusi tekfin untuk kebutuhan individu pada aplikasi Flip berupa transfer antarbank dan top-up e-wallet tanpa biaya admin, transfer internasional (Flip Globe), dan pembelian produk digital (isi pulsa, paket data, token listrik, bayar tagihan listrik).

Bagi pengguna Android, layanan ini dapat diakses pada aplikasi Flip yang bisa diunduh melalui Play Store. Sementara itu, solusi B2B (Flip for Business) melayani perusahaan-perusahaan untuk transfer uang dalam dan luar negeri.

“Sebagai salah satu aplikasi yang turut andil dalam membangun generasi melalui solusi tekfin, kami semakin percaya bahwa pemanfaatan inovasi teknologi dalam memecahkan permasalahan masyarakat perlu ditekuni secara terus-menerus. Begitu juga dengan Flip yang berupaya menghadirkan layanan tekfin yang praktis, aman, dan berlisensi Bank Indonesia guna mendukung kemajuan ekonomi digital di Indonesia,” tambah Luqman.

Hingga Semester I Tahun 2022, Flip telah memiliki lebih dari 10 juta pengguna di berbagai wilayah di Indonesia. Jumlah pengguna individu ini meningkat jika dibandingkan dengan semester II tahun 2021, yakni 7 juta lebih pengguna. Selain itu, Flip juga telah memproses volume transaksi hingga triliunan rupiah setiap bulannya.

Pada Juni 2022, Flip mengumumkan pendanaan Seri B Putaran Kedua yang dipimpin oleh Tencent dengan partisipasi dari Block, Inc. (sebelumnya bernama Square, Inc.) dan investor pendahulu (existing), Insight Partners.

Sejumlah investor global terkemuka ikut serta dalam putaran ini, termasuk Guillaume Pousaz, Pendiri & CEO Checkout.com, melalui Zinal Growth; Gokul Rajaram, Executive di Doordash dan Board Member di CoinBase dan Pinterest; dan Michael Vaughan, mantan Chief Operating Officer (COO) Venmo. Pendanaan baru ini membawa total Seri B Flip menjadi lebih dari 100 juta dolar.

Baca Juga: Flip Raih Pendanaan Seri B Putaran Kedua US$ 100 Juta

Sebelumnya, Flip menerima pendanaan Seri B Putaran Pertama pada Desember 2021 yang dipimpin oleh Sequoia Capital India, Insight Partners, dan Insignia Ventures Partners.

"Penghargaan ini akan menjadi motivasi Flip untuk terus berinovasi melalui pemanfaatan teknologi guna membantu masyarakat dalam melakukan berbagai transaksi keuangan, baik di Indonesia maupun ke luar negeri," imbuh Luqman.

Flip terus berkomitmen menjadi perusahaan teknologi keuangan yang fokus terhadap pelanggan (customer-centric) dengan membantu individu dan bisnis melakukan transaksi keuangan secara adil (fair) dari mana saja untuk siapa saja melalui platform digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto