Fokus ke Iklan dan Konten, Investor Nantikan Kinerja Kuartalan Netflix



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor menantikan laporan keuangan kuartalan Netflix yang akan dirilis Kamis mendatang. Perhatian utama pasar tertuju pada belanja konten dan pertumbuhan bisnis iklan sebagai pendorong utama kinerja perusahaan, terutama setelah gagalnya upaya akuisisi terhadap Warner Bros. Discovery.

Akuisisi Warner Bros sebelumnya diperkirakan dapat memberikan Netflix akses terhadap sejumlah waralaba besar seperti Game of Thrones dan Friends tanpa harus membangun katalog baru secara mandiri.

Namun, kegagalan transaksi tersebut membuat Netflix kini menghadapi potensi persaingan yang lebih ketat dari kombinasi Warner Bros dan Paramount Skydance jika rencana merger senilai US$110 miliar itu terealisasi.


Analis yang disurvei oleh LSEG memperkirakan Netflix akan membukukan pendapatan sebesar US$12,18 miliar pada kuartal pertama 2026, naik 15,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sekitar US$634 juta diperkirakan berasal dari bisnis iklan.

Baca Juga: Ketergantungan Militer AS pada Starlink Disorot Usai Gangguan Drone Angkatan Laut

Kenaikan harga langganan di Amerika Serikat pada Maret lalu dinilai dapat mendorong peningkatan proyeksi pendapatan tahunan perusahaan. Selain itu, kenaikan tarif juga diperkirakan dapat mengalihkan lebih banyak pengguna ke paket beriklan milik Netflix.

Meski pendapatan iklan masih tergolong kecil dibandingkan total pendapatan perusahaan, investor mulai melihat potensi besar dari lini bisnis ini. Saham Netflix sendiri telah naik sekitar 13% sejak awal tahun dan menguat sekitar 26% sejak perusahaan membatalkan rencana akuisisi Warner Bros senilai US$72 miliar.

Investor kini berharap Netflix akan kembali fokus pada olahraga dan acara langsung untuk meningkatkan pendapatan iklan. Langkah tersebut dinilai penting karena siaran langsung cenderung menarik audiens besar dan lebih menarik bagi pengiklan.

Baca Juga: Kebakaran Kilang Minyak Australia Perburuk Krisis BBM di Tengah Konflik Iran

John Belton, manajer portofolio di Gabelli Funds yang memiliki saham Netflix, menilai bisnis iklan Netflix mulai memasuki fase baru.

Menurutnya, Netflix kini berkembang menjadi salah satu platform iklan global berskala besar.

Sepanjang kuartal pertama, Netflix juga memperluas portofolio program siaran langsung. Salah satu sorotan utama adalah konser grup K-pop BTS yang disiarkan langsung dari Seoul dan ditonton oleh 18,4 juta orang di seluruh dunia.

Selain itu, ajang 2026 World Baseball Classic juga menjadi pertandingan bisbol paling banyak ditonton melalui streaming secara global, memperkuat strategi Netflix dalam mengembangkan konten langsung dan berbasis iklan.