Fokus Konflik Iran, Pertemuan Trump–Xi Berpotensi Ditunda



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping tidak dibatalkan, namun berpotensi ditunda karena perhatian Washington saat ini tersedot pada konflik dengan Iran.

Gedung Putih menegaskan agenda pertemuan kedua pemimpin negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu masih tetap direncanakan, meski jadwalnya bisa berubah.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan penundaan tetap mungkin terjadi di tengah fokus pemerintah AS pada operasi militer yang sedang berlangsung.


Baca Juga: Nasib Trump di Ujung Tanduk: Konflik Iran Picu Kekacauan Timur Tengah

“Pertemuan itu tidak dalam bahaya, tetapi sangat mungkin jadwalnya ditunda,” kata Leavitt dalam wawancara dengan program Fox News Fox & Friends, Senin (16/3/2026).

Trump sebelumnya dijadwalkan melakukan kunjungan ke China pada 31 Maret hingga 2 April untuk bertemu Xi dalam pertemuan yang telah lama dinantikan oleh kedua negara.

Namun dalam wawancara dengan Financial Times pada Minggu (15/3), Trump menyatakan ia bisa menunda pertemuan tersebut jika China tidak membantu membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur perdagangan minyak paling penting di dunia.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut. 

Baca Juga: Menteri Energi AS: Dampak Konflik Iran Terhadap Energi Bersifat Sementara

Leavitt menegaskan, jika kunjungan Trump ke China akhirnya ditunda, Gedung Putih akan segera mengumumkan jadwal baru.

“Prioritas utama presiden sebagai panglima tertinggi saat ini adalah memastikan keberhasilan Operasi Epic Fury,” ujarnya.