Fokus Pasar Domestik, Antam (ANTM) Tak Terdampak Kenaikan Harga Patokan Ekspor Emas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menyatakan kenaikan Harga Patokan Ekspor (HPE) emas tidak berdampak langsung terhadap kinerja penjualan emas perusahaan. Pasalnya, Antam tidak melakukan ekspor emas dan seluruh penjualan logam mulia ditujukan untuk pasar domestik.

Sekretaris Perusahaan Antam Wisnu Haryanto mengatakan, perusahaan mencermati penetapan HPE sebagai bagian dari kebijakan perdagangan dan dinamika pasar global. Namun, kenaikan HPE emas lebih berperan sebagai indikator sentimen pasar secara umum.

“Antam tidak melakukan ekspor emas, sehingga kenaikan HPE emas tidak berdampak langsung terhadap kegiatan penjualan emas perusahaan,” ujar Wisnu kepada Kontan, Selasa (3/2/2026).


Baca Juga: SKK Migas Pertegas Kewajiban Industri Terapkan TKDN

Ia menambahkan, untuk komoditas lain yang diproduksi Antam, HPE menjadi salah satu referensi dalam perencanaan usaha. Meski demikian, perusahaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Permintaan emas global yang tetap kuat, menurut Wisnu, mencerminkan peran emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Bagi Antam, kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi sentimen pasar, tanpa mengubah arah strategi bisnis perseroan.

Pada 2026, Antam tetap memfokuskan produksi dan penjualan emas untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Strategi tersebut mempertimbangkan kapasitas produksi, keberlanjutan operasional, serta stabilitas pasokan emas bagi masyarakat.

“Sejalan dengan kebijakan pemerintah dan peran Antam sebagai bagian dari ekosistem emas nasional, penjualan emas Antam sepenuhnya ditujukan untuk pasar domestik,” kata Wisnu.

Baca Juga: Ramadan–Lebaran 2026, Tiket Pesawat Ekonomi Kena Diskon PPN 6%

Perusahaan juga berkomitmen mendukung penguatan rantai nilai emas nasional, termasuk melalui pengembangan produk dan layanan logam mulia bagi masyarakat.

Sebelumnya diberitakan Kontan, Kementerian Perdagangan mencatat HPE emas dan konsentrat tembaga meningkat pada periode pertama Februari 2026. HPE emas naik dari US$ 141.972,92 per kilogram pada periode kedua Januari 2026 menjadi US$ 148.818,84 per kilogram. Sementara itu, Harga Referensi (HR) emas naik menjadi US$ 4.628,79 per ons troi dari sebelumnya US$ 4.415,85 per ons troi.

Adapun HPE konsentrat tembaga ditetapkan sebesar US$ 6.422,91 per Wet Metric Ton (WMT), meningkat 4,73% dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar US$ 6.133,11 per WMT.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana menjelaskan, kenaikan HPE konsentrat tembaga didorong oleh tingginya permintaan industri global, khususnya dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, dan manufaktur elektronik, di tengah keterbatasan pasokan akibat gangguan produksi di sejumlah tambang besar dunia.

Selanjutnya: Fitur Canggih Vivo X200T: Android 16 dan AI Bikin Hidup Mudah

Menarik Dibaca: Fitur Canggih Vivo X200T: Android 16 dan AI Bikin Hidup Mudah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News