Fox Logger targetkan penjualan capai Rp 100 miliar pada 2021



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan GPS tracker berbasis internet of things (IoT) Fox Logger optimistis bisa meningkatkan penjualan hingga Rp 100 miliar pada tahun ini.

CEO Fox Logger Alamsyah Cheung mengatakan, target tersebut melonjak 3 kali lipat dari penjualan di tahun lalu. Dia mengungkap, di 2020 penjualan Fox Logger hanya sekitar Rp 30 miliar, turun 30% dari 2019 yang sekitar Rp 39 miliar.

“2021 ini saya sudah hitung, kita akan bisa gol kurang lebih 3 kali lipat yaitu sekitar Rp 100 miliar,” ujar Alamsyah secara virtual, Jumat (22/1).


Alamsyah meyakini, peningkatan penjualan tahun ini pun didorong oleh adanya pemulihan dari Covid-19. Menurutnya, hal ini pun turut berdampak positif pada penjualan mobil.

Dia mengatakan, pada akhir 2020 sudah mulai terjadi peningkatan penjualan mobil baru dan diperkirakan hal tersebut akan berlangsung hingga tahun ini.

Alamsyah menjelaskan, pertumbuhan penjualan Fox Logger berhubungan pertumbuhan industri otomotif dan industri turunannya seperti usaha di bidang leasing otomotif. Pasalnya, Fox Logger hingga saat ini lebih banyak menyasar sektor finance dan leasing otomotif.

Baca Juga: Mau layanan pemantau kendaraan, bisa lewat fox logger

“Sementara kami masih fokus pada sektor leasing karena sektor ini yang lebih siap ,sektor lain tetap kami masukkan pengenalan dan edukasi,” kata Alamsyah.

Lebih lanjut, Alamsyah pun menyebut peningkatan penjualan tahun ini melihat potensi beberapa perusahaan besar di bidang finance dan leasing otomotif yang akan bekerja sama dengan mereka.

“Ada 3 klien besar yang sedang negosiasi dan 1 sedang deal.  3 klien besar ini adalah yang bergerak di bidang leasing,” tambahnya.

Untuk mencapai target penjualan yang ditetapkan tahun ini, Alamsyah menyebut pihaknya terus mengembangkan strategi pertumbuhan organik supaya kinerjanya membaik di 2021.

Tak hanya menangkap pasar korporasi, dia pun memastikan pihaknya terus menggarap pasar komersial individual.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto