FPI minta Menkes hentikan pembagian kondom



JAKARTA. Front Pembela Islam (FPI) menyayangkan kegiatan pembagian kondom kepada para pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum yang dilakukan di 12 kota besar di Indonesia.

Kegiatan tersebut digagas Kementerian Kesehatan RI dalam rangka menperingati hari AIDS sedunia dengan alasan mencegah penyebaran virus HIV.

Sekretaris Umum FPI, Jafar Shodiq mengatakan, kegiatan pembagian kondom tersebut melanggar norma agama, Pancasila dan UUD 1945.


"Kebijakan tersebut adalah bukti bahwa menkes tidak peka terhadp aspirasi umat Islam sebagai mayoritas bangsa serta mengabaikan local wisdom (kearifan lokal) yang ada, serta tidak mengerti tentang cara pencegahan virus HIV dengan benar," ungkap Jafar Shodiq dalam rilis yang disampaikan kepada Tribunnews.com, Senin (2/12/2013).

Dengan kebijakan pembagian kondom tersebut, menurut Jafar, mengindikasikan bahwa Menteri Kesehatan RI melegalkan perzinahan dan menyuruh para mahasiswa, pelajar dan masyarakat untuk melakukan seks bebas. Sekaligus sedang berupaya meliberalkan budaya bangsa.

"Oleh karena itu DPP FPI menyerukan sikap meminta dengan tegas kepada menkes agar menghentikan kegiatan ini dan menggantikan dengan acara yang tidak melanggar norma agama dan kearifan lokal. Serta mengajak kepada seluruh elemen bangsa terutama kaum muslimin untuk melawan menteri cabul dengan cara menolak paksa dan men-sweeping siapa saja yang membagi-bagikan kondom jika tetap melaksanakan program ini," imbau Jafar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dikky Setiawan